Diduga Sopir Mengantuk, Truk Tangki Tabrak Pohon dan Terguling di Jalur Deket-Karangbinangun Lamongan

Diduga Sopir Mengantuk, Truk Tangki Tabrak Pohon dan Terguling di Jalur Deket-Karangbinangun Lamongan
Truk tangki terguling di Jalan Jurusan Deket - Karangbinangun Lamongan. (ist)

LAMONGAN, LINGKARWILIS.COM – Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Raya jurusan Deket–Karangbinangun, tepatnya di Desa Sugihwaras, Kecamatan Deket, Kabupaten Lamongan, Sabtu (6/6/2026) sekitar pukul 14.45 WIB. Sebuah truk tangki dilaporkan oleng, menabrak pohon di tepi jalan, lalu terguling.

Kasihumas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, mengatakan kendaraan yang mengalami kecelakaan merupakan truk tangki bernomor polisi B 9224 UCM yang dikemudikan MAA (28), warga Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang.

bayar PBB Kota Kediri bayar PBB Kota Kediri

Berdasarkan hasil penyelidikan awal dan keterangan saksi di lokasi kejadian, truk melaju dari arah utara menuju selatan. Saat melintas di lokasi, pengemudi diduga mengalami kelelahan atau mengantuk sehingga kehilangan kendali atas laju kendaraan.

Baca juga : Sebanyak 6 Buruh PT BMI Lamongan Masih Dirawat, Polisi Selidiki Paparan Uap di Ruang Produksi

“Truk sempat oleng ke arah kanan. Pengemudi kemudian membanting setir ke kiri hingga kendaraan menabrak pohon di tepi jalan dan akhirnya terguling,” ujar Hamzaid.

Beruntung, kecelakaan tersebut tidak melibatkan kendaraan lain maupun menimbulkan korban jiwa. Namun, pengemudi truk mengalami sejumlah luka akibat benturan dan terjepit bodi kendaraan.

Petugas kepolisian yang menerima laporan segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengatur arus lalu lintas, serta mengevakuasi korban agar mendapatkan perawatan medis.

“Akibat kecelakaan tersebut, pengemudi mengalami luka-luka akibat benturan dan jepitan bodi kendaraan,” ungkapnya.

Baca juga : Perkuat Sinergitas, Polres Kediri Gelar Lomba Menembak Antar Forkopimcam

Selain menyebabkan pengemudi terluka, insiden tersebut juga mengakibatkan kerusakan cukup parah pada bagian depan truk tangki. Kerugian material akibat kecelakaan diperkirakan mencapai sekitar Rp10 juta.

Dari hasil pemeriksaan sementara, polisi menduga faktor utama penyebab kecelakaan adalah kurangnya konsentrasi pengemudi akibat kelelahan atau mengantuk saat mengemudikan kendaraan.

“Untuk sementara, dugaan penyebab kecelakaan adalah pengemudi kurang berhati-hati karena mengalami kelelahan atau mengantuk saat berkendara,” pungkas Hamzaid.

Polres Lamongan mengimbau para pengemudi, khususnya kendaraan angkutan barang, agar memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan serta beristirahat apabila mulai merasa lelah demi mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.***

Reporter: Suprapto

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *