Kediri, LINGKARWILIS.COM – Dalam rangkaian peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Kediri menghadirkan parade cikar pada agenda Gempita Kemerdekaan 2025. Sebanyak 44 peserta akan ambil bagian dalam kegiatan yang dimulai dari kawasan Thotok Kerot dan berakhir di Simpang Lima Gumul (SLG).
Ketua Panitia Gempita Kemerdekaan Kabupaten Kediri 2025, Erfin Fatoni, menjelaskan bahwa parade ini menjadi simbol pelestarian budaya. Cikar dipilih karena memiliki nilai historis sebagai salah satu sarana transportasi utama pada masa perjuangan kemerdekaan.
“Parade cikar merupakan salah satu dari puluhan rangkaian kegiatan yang telah berlangsung sejak akhir Juli lalu dan akan berakhir pertengahan September mendatang,” ungkap Erfin, kemarin.
Baca juga : Lomba Gepuk Bantal di Kelurahan Kaliombo, Kota Kediri, Ramaikan HUT ke-80 RI, Begini Keseruannya
Ia menambahkan, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di Pemkab Kediri turut mendukung penuh jalannya acara. Berbagai kegiatan lain juga digelar, mulai dari pameran pertanian, lomba koperasi sehat, donor darah, lomba inovasi pertanian, jalan sehat merah putih, hingga pentas seni tradisi. Selain itu ada pula lomba TPS3R, pameran UMKM, pesta rakyat di SLG, serta pentas wayang krucil.
Tak hanya itu, Gempita Kemerdekaan 2025 juga diwarnai dengan lomba public speaking bertema kesehatan, pentas campursari, workshop konten kreator, bakti sosial kesehatan, hingga konser musik remaja.
“Melalui Gempita Kemerdekaan, kami ingin menghadirkan kegiatan yang benar-benar dekat dengan masyarakat, sehingga warga bisa ikut serta merasakan semarak perayaan kemerdekaan di Kabupaten Kediri,” pungkas Erfin.***
Reporter : Bakti Wijayanto
Editor : Hadiyin





