Tak Naikkan Tarif, Bupati Ponorogo Genjot PAD Lewat Pemutakhiran PBB

Tak Naikkan Tarif, Bupati Ponorogo Genjot PAD Lewat Pemutakhiran PBB
Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko (Sony)

PONOROGO, LINGKARWILIS.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo mulai memaksimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Upaya ini bukan dengan menaikkan tarif pajak, melainkan melalui pemutakhiran data objek pajak agar lebih tepat sasaran tanpa menambah beban masyarakat.

Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, menyebut strategi tersebut efektif untuk mendukung target PAD sebesar Rp 1 triliun pada 2029. Sebagai gambaran, pada 2024 target PBB-P2 ditetapkan Rp 47 miliar, namun realisasinya mencapai Rp 50 miliar. Tahun ini, target kembali meningkat menjadi Rp 48 miliar.

“Skemanya bukan menaikkan tarif, tapi memperbarui data objek pajak. Contohnya, lahan yang dulu sawah kini sudah berubah menjadi bangunan, otomatis pajaknya berbeda. Dari sinilah sumber tambahan PAD Ponorogo berasal,” jelas Sugiri, Selasa (19/8/2025).

Menurutnya, kebijakan ini lebih adil karena penyesuaian pajak sejalan dengan pemanfaatan aset warga. Ia juga mengakui pemutakhiran serentak terakhir dilakukan pada 2011, sehingga selama ini pembaruan data sifatnya parsial.

Baca juga : Perawatan Jembatan Alun-Alun Kota Kediri, Salah Satunya Marka Jalan Kembali Dicat

“Setiap tahun memang ada pemutakhiran, tapi tidak serentak, sehingga dampaknya kurang signifikan,” tambahnya.

Selain memperbarui data, Pemkab juga mendorong peningkatan nilai aset melalui pembangunan kawasan. Hadirnya destinasi wisata, pusat keramaian, hingga infrastruktur baru dipastikan turut menaikkan land value capture (LVC).

“Jalan Suromenggolo misalnya, jelas nilainya berbeda antara 2010 dan sekarang. Begitu juga ketika ada transaksi tanah atau bangunan, maka NJOP, BPHTB, hingga PPhTB otomatis ikut naik,” paparnya.

Sugiri menegaskan langkah ini bukan bentuk penarikan pajak berlebih, melainkan inovasi Pemkab untuk meningkatkan PAD tanpa menekan masyarakat kecil.

Baca juga : Resmi Berubah, Persik Kediri Hadapi Dewa United di Banten

“Pajak dalam transaksi jual beli tanah adalah hal wajar. Yang terpenting, harus ada asas keadilan serta manfaat nyata bagi warga Ponorogo,” tegasnya.***

Reporter: Sony Dwi Prastyo
Editor: Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ayahqqklik66klik66klik66ayahqqlonteqqklik66ayahqqhalubet76klik66klik66klik66klik66https://lingkarwilis.com/mail/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/albo-sindacale/https://www.medicallifesciences.org.uk/ckfiles/bandarqq/index.htmlhttps://kampungdigital.id/wp-includes/js/pkv-games/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/bandarqq/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/about/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/wp-includes/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/pkv/https://dutapendidikan.id/.private/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/dominoqq/https://ramanhospital.in/js/pkv-games/https://ramanhospital.in/js/bandarqq/https://ramanhospital.in/js/dominoqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/pkv-games/https://sunatrokifun.com/wp-includes/bandarqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/dominoqq/https://inl.co.id/themes/pkvgames/https://inl.co.id/themes/bandarqq/https://inl.co.id/themes/dominoqq/https://vyrclothing.com/https://umbi.edu/visit/https://newtonindonesia.co.id/pkv-games/https://newtonindonesia.co.id/bandarqq/https://newtonindonesia.co.id/dominoqq/https://dkpbuteng.com/dock/pkv-games/https://dkpbuteng.com/dock/bandarqq/https://dkpbuteng.com/dock/dominoqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/pkv/https://tamanzakat.org/wp-includes/bandarqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/dominoqq/https://rsiaadina.com/rs/pkv-games/https://rsiaadina.com/rs/bandarqq/https://rsiaadina.com/rs/dominoqq/https://cheersport.at/doc/pkv-games/SLOT4DSLOT4D