Tulungagung, LINGKARWILIS.COM –Puluhan mahasiswa menggelar aksi demonstrasi di depan gedung DPRD Kabupaten Tulungagung, Senin (29/9/2025). Mereka menyuarakan tiga tuntutan utama, salah satunya menekankan pentingnya keterbukaan pengelolaan dana Bantuan Operasional Siswa (BOS).
Massa mulai memadati halaman DPRD sekitar pukul 10.30 WIB. Sebagian datang menggunakan sepeda motor, sementara lainnya menumpang mobil pikap. Sambil berorasi, mahasiswa menyuarakan sejumlah aspirasi, di antaranya menolak kriminalisasi terhadap aktivis, mendesak transparansi penyaluran dana BOS, serta menuntut adanya evaluasi dan pengawasan ketat terhadap distribusi beasiswa.
Tak lama berselang, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo bersama Ketua DPRD Tulungagung Marsono menemui para demonstran. Dengan duduk lesehan, bupati mendengarkan langsung aspirasi mahasiswa. Mengingat teriknya cuaca, massa kemudian dipersilakan masuk ke ruang DPRD untuk berdialog.
Baca juga : Jabatan Kepala Inspektorat Kota Kediri Resmi Terisi, Edi Darmasto Ditunjuk Sebagai Plt, Ini Infonya
“Kami selaku pemerintah daerah membuka diri terkait penggunaan dana BOS. Soal tuntutan kriminalisasi mahasiswa, saya tegaskan tidak ada praktik seperti itu di Tulungagung,” ujar Gatut Sunu di hadapan peserta aksi.
Setelah dialog berlangsung, mahasiswa akhirnya membubarkan diri dengan tertib sekitar pukul 13.00 WIB. Aparat kepolisian dari Polres Tulungagung hingga Brimob turut berjaga untuk memastikan aksi berjalan aman tanpa gangguan.***
Reporter : Aziz Wahyudi
Editor : Hadiyin





