NGANJUK, LINGKARWILIS.COM – Seorang mahasiswa asal Balikpapan, Kalimantan Timur, Mirzqa (21), yang tengah menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL) di RSUD Kertosono, menjadi korban pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Sepeda motor Honda Beat Street miliknya hilang saat diparkir di area Kost Sehat, Desa Kepuh, Kecamatan Kertosono.
Peristiwa terjadi pada Rabu (11/2/2026) sekitar pukul 17.40 WIB. Aksi pelaku terekam jelas kamera pengawas (CCTV). Akibat kejadian tersebut, korban ditaksir mengalami kerugian sekitar Rp20 juta.
Kapolsek Kertosono, Kompol Joni Suprapto, menjelaskan bahwa saat kejadian korban memarkirkan kendaraannya di halaman kos dan tidak menyadari kunci masih tertinggal di sepeda motor. Situasi itu dimanfaatkan pelaku berinisial YA (46), warga Desa Pelem, Kertosono.
Baca juga : Ramai Warga Antre Penukaran Uang Baru Jelang Lebaran di Halaman Parkir Masjid Agung Kota Kediri
“Dalam rekaman CCTV terlihat seorang pria mengenakan kaos oranye dan masker gelap dengan santai membawa kabur sepeda motor korban,” ujar Joni, Kamis (19/2/2026).
Berdasarkan rekaman tersebut, Unit Reskrim Polsek Kertosono melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil menangkap pelaku. Untuk mengelabui petugas, tersangka sempat mengganti pelat nomor kendaraan dari KT (Kalimantan Timur) menjadi AG (wilayah Kediri/Nganjuk).
Meski demikian, polisi dapat mengidentifikasi kendaraan melalui kecocokan nomor rangka dan nomor mesin dengan data milik korban.
“Pelaku berhasil diamankan di wilayah Kertosono beserta barang bukti sepeda motor korban. Plat nomor sempat diganti untuk menghindari pelacakan,” jelasnya.
Baca juga : Pemkab Kediri Gelar Sholat Tarawih Selama Bulan Puasa
Barang bukti yang diamankan antara lain satu unit Honda Beat Street tahun 2021, satu lembar STNK asli, dan satu buah kunci kontak.
Saat ini, tersangka YA telah ditahan di Mapolsek Kertosono dan dijerat sesuai ketentuan hukum yang berlaku.***
Reporter: Inna Dewi Fatimah
Editor : Hadiyin





