Program Sanimas di Desa Ngumpul Bagor Diduga Menyimpang dari RAB, Aktivis Akan Laporkan ke APH

Program Sanimas di Desa Ngumpul Bagor Diduga Menyimpang dari RAB, Aktivis Akan Laporkan ke APH
Hamid Efendi aktivis LHKPI Nganjuk saat investigasi pada program Sanimas 2025 di Desa Ngumpul Kecamatan Bagor Kabupaten Nganjuk. (muji)

Nganjuk, LINGKARWILIS.COM – Pelaksanaan Program Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas) 2025 dari Kementerian Pekerjaan Umum di Desa Ngumpul, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk, diduga bermasalah. Proyek nasional dengan anggaran Rp400 juta per desa ini dituding dikerjakan asal-asalan oleh kelompok masyarakat penerima.

Dana ratusan juta rupiah tersebut dialokasikan untuk pembangunan sanitasi di 25 titik, khusus bagi warga yang belum memiliki fasilitas sanitasi layak. Namun, hasil investigasi Lembaga Kajian Hukum dan Perburuhan Indonesia (LKHPI) Nganjuk menemukan adanya dugaan penyimpangan.

“Kami menemukan indikasi pelanggaran, salah satunya terkait perbesian atau besi cor yang digunakan dalam pembuatan septic tank,” ungkap aktivis LKHPI Nganjuk, Hamid Efendi, Selasa (30/9/2025).

Baca juga : Jabatan Kepala Inspektorat Kota Kediri Resmi Terisi, Edi Darmasto Ditunjuk Sebagai Plt, Ini Infonya

Menurut Hamid, material yang digunakan tidak sesuai dengan spesifikasi dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB), sehingga kualitas bangunan diragukan. Ia menduga pola serupa diterapkan pada seluruh 25 titik pembangunan Sanimas di Desa Ngumpul.

“Ini jelas menyalahi bestek. Jika dibiarkan, berpotensi menjadi tindak pidana korupsi. Kami akan segera melaporkan temuan ini ke aparat penegak hukum (APH),” tegasnya.

Meski menyebut ada dugaan penyimpangan lain, Hamid enggan merinci lebih jauh. Ia menegaskan semua bukti akan disampaikan saat laporan resmi diajukan.

Sementara itu, Ketua Kelompok Masyarakat Pelaksana (KMP) Ngumpul Rukun, Dwi Agus Siswantoro, saat dihubungi via WhatsApp, memilih irit bicara.

Baca juga : Bupati Nganjuk Resmikan Layanan KTP COD, Dokumen Diantar Langsung ke Rumah

“Sdh ketemu p kades kan. Tadi pak kades bilang lanjut giat tamu bsa kertemu saya,” tulisnya singkat.

Namun, ketika ditanya lebih lanjut mengenai penggunaan besi cor septic tank yang diduga tidak sesuai RAB, mantan pegawai Pemkab Nganjuk tersebut enggan memberi jawaban.***

Editor: Muji/Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ayahqqklik66klik66klik66ayahqqlonteqqklik66ayahqqhalubet76klik66klik66klik66klik66https://lingkarwilis.com/mail/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/albo-sindacale/https://www.medicallifesciences.org.uk/ckfiles/bandarqq/index.htmlhttps://kampungdigital.id/wp-includes/js/pkv-games/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/bandarqq/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/about/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/wp-includes/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/pkv/https://dutapendidikan.id/.private/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/dominoqq/https://ramanhospital.in/js/pkv-games/https://ramanhospital.in/js/bandarqq/https://ramanhospital.in/js/dominoqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/pkv-games/https://sunatrokifun.com/wp-includes/bandarqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/dominoqq/https://inl.co.id/themes/pkvgames/https://inl.co.id/themes/bandarqq/https://inl.co.id/themes/dominoqq/https://vyrclothing.com/https://umbi.edu/visit/https://newtonindonesia.co.id/pkv-games/https://newtonindonesia.co.id/bandarqq/https://newtonindonesia.co.id/dominoqq/https://dkpbuteng.com/dock/pkv-games/https://dkpbuteng.com/dock/bandarqq/https://dkpbuteng.com/dock/dominoqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/pkv/https://tamanzakat.org/wp-includes/bandarqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/dominoqq/https://rsiaadina.com/rs/pkv-games/https://rsiaadina.com/rs/bandarqq/https://rsiaadina.com/rs/dominoqq/https://cheersport.at/doc/pkv-games/SLOT4DSLOT4D