Kediri, LINGKARWILIS.COM – Kondisi jalan berlubang di kawasan Simpang Tiga Jalan Mauni, Kota Kediri, dikeluhkan warga. Lubang berdiameter sekitar satu meter dengan kedalaman mencapai 10 sentimeter itu telah lama dibiarkan tanpa penanganan serius dari pihak terkait.
Lubang yang berada di tengah jalur padat kendaraan tersebut dinilai membahayakan, terutama bagi pengendara sepeda motor yang melintas setiap hari.
Menurut Sugiono, pedagang di sekitar lokasi, ukuran lubang terus melebar dan kerap membuat pengendara terperangkap, terutama yang tidak mengetahui kondisi jalan.
“Ini jalan utama penghubung antara Kota Barat dan Kota Timur. Banyak truk besar dan kendaraan berat melintas, sehingga lubang tidak terlihat oleh pengendara motor di belakangnya,” ujarnya, Rabu (5/11/2025).
Baca juga : Ribuan Tiket Persik Kediri vs Persebaya Sudah Tersedia, Bisa Pilih Ekonomi atau VIP
Ia menambahkan, hampir setiap hari ada pengendara yang nyaris terjatuh, apalagi saat malam hari atau ketika hujan deras membuat lubang tertutup genangan air.
“Kalau malam sangat berbahaya karena gelap dan tidak terlihat jelas. Kami berharap pemerintah segera memperbaiki dengan aspal yang lebih kuat agar tidak cepat rusak lagi,” imbuhnya.
Menanggapi keluhan warga, Kepala DPUPR Kota Kediri, Endang Kartika Sari, melalui Kabid Bina Marga, I Made Dwi Permana, menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan pemeliharaan jalan secara bertahap di berbagai titik wilayah kota.
Baca juga : Siaga Bencana, Polres Blitar Kerahkan Ratusan Personel, Prediksi Hujan Lebat hingga Januari 2026
“Setiap tahun kami melaksanakan perawatan rutin di sejumlah ruas jalan Kota Kediri,” jelasnya.
Warga berharap perbaikan di Jalan Mauni dapat segera direalisasikan, mengingat jalur tersebut merupakan akses vital yang dilalui ribuan kendaraan setiap hari.***
Reporter: Agus Ely Burhan
Editor : Hadiyin





