KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Mengangkat tema “Trinayana Khadiri” yang bermakna sarimbit serta melambangkan keharmonisan, kedamaian, dan kebahagiaan keluarga, Kediri Fashion Batik Festival (KFBF) 2025 sukses digelar di Hall Convention Center (HCC) Simpang Lima Gumul (SLG), Selasa (11/11).
Acara bergengsi ini menghadirkan 20 perancang busana ternama dari Kabupaten Kediri, menampilkan 44 karya batik terbaru dan puluhan model dari berbagai kalangan, mulai anak-anak, remaja hingga dewasa.
Konsep Trinayana Khadiri diwujudkan dalam penampilan kelompok keluarga ayah, ibu, dan anak yang menunjukkan kebanggaan mengenakan batik asli Kediri dalam berbagai gaya busana, seperti busana pesta, kerja, muslim, hingga busana acara keluarga dan pernikahan.
Kreasi tersebut memukau para pengunjung, termasuk Ketua Dekranasda Jawa Timur, Arumi Bachsin, yang mengagumi keindahan motif dan kekayaan filosofi budaya dalam setiap busana yang ditampilkan.
Baca juga : PT KAI Lakukan Pemeriksaan Rutin Rel di Sekitar Stasiun Kediri
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana (Mas Dhito) berharap karya seni seperti ini dapat menjadi wadah bagi para kreator dan desainer untuk terus menggali potensi budaya lokal serta memperkuat identitas Kediri Berbudaya.
Desainer nasional Embran Nawawi yang turut memamerkan karyanya mengaku, batik Kediri selalu menjadi sumber inspirasi abadi. “Sejarah dan budaya Kediri luar biasa kaya. Setiap tahun, tema KFBF selalu menghadirkan filosofi baru yang merefleksikan keragaman budaya Kediri,” ujarnya.
Embran bahkan telah memperkenalkan batik Kediri di ajang internasional, termasuk di Perancis, Jerman, dan Laos, yang menurutnya sangat mengagumi warna dan corak khas lokal Kediri.
Baca juga : Dhoho Night Carnival 2025, dari Kediri untuk Dunia, Usung Konsep Kreatif dan Ramah Lingkungan
“Legenda, sejarah, dan budaya Kediri selalu menginspirasi saya dalam setiap karya. Saya ingin para pengrajin dan perancang busana terus menggali kekayaan budaya ini sebagai sumber ide kreatif,” tambahnya.
Ia juga sempat khawatir penyelenggaraan KFBF 2025 akan tertunda pascakerusuhan di area Pemkab Kediri pada akhir Agustus lalu. Namun setelah mendapat kepastian dari pihak pemerintah daerah, Embran kembali yakin acara bisa terlaksana dengan baik.***
Reporter : Bakti Wijayanto
Editor : Hadiyin
