Kediri, LINGKARWILIS.COM – Kondisi Jalan Mauni di Kota Kediri kembali menuai keluhan warga. Sebuah lubang besar berdiameter sekitar satu meter di tengah jalur padat itu hingga kini belum mendapatkan perbaikan dari instansi terkait.
Lubang yang cukup dalam tersebut berada di tengah jalur kendaraan dan dinilai membahayakan pengendara, terutama motor. Selain itu, sejumlah titik lain di jalan yang sama juga tampak retak dan bergelombang.
Supandi, salah satu warga sekitar, mengungkapkan bahwa ukuran lubang semakin melebar dan kerap mengagetkan pengendara yang tidak melihatnya. Situasi semakin rawan di tikungan dekat TK PG Pesantren Baru, lokasi yang ramai dengan aktivitas anak sekolah dan pengantar jemput.
“Ini jalur utama penghubung Kota Barat dan Kota Timur. Banyak truk besar melintas. Kalau pengendara motor berada di belakang kendaraan besar, lubang ini tidak terlihat sama sekali,” ujarnya, Minggu (16/11/2025).
Baca juga : Sambut Nataru, Dishub Kabupaten Kediri Intensif Cek Rambu Lalu Lintas dan Warning Lamp
Ia menambahkan, hampir setiap hari ada pengendara yang nyaris terjatuh, terutama saat malam hari atau ketika hujan turun dan air menutup lubang hingga tak terlihat.
“Sudah lama rusak tapi belum ada perbaikan. Sebenarnya Jalan Mauni ini jadi tanggung jawab siapa, pemerintah atau PG Pesantren?” keluhnya.
Warga berharap perbaikan segera dilakukan dengan kualitas material yang lebih baik agar kerusakan tidak kembali terulang.
Jalan Mauni diketahui merupakan salah satu jalur vital yang dilalui ribuan kendaraan setiap hari, termasuk kendaraan bertonase berat dari arah Pare menuju Surabaya.***
Reporter: Agus Ely Burhan
Editor : Hadiyin






