Pohon Natal Raksasa dari Bambu Bekas Percantik Halaman GKJW Jombang

Pohon Natal Raksasa dari Bambu Bekas Percantik Halaman GKJW Jombang
Pohon Natal raksasa berbahan bambu limbah di GKJW Adityawarman Jombang, Minggu (7/12). (Foto : Fa'iz)

JOMBANG, LINGKARWILIS.COM – Menjelang perayaan Natal 2025, Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Adityawarman Jombang menghadirkan dekorasi unik yang menyita perhatian. Di area halaman gereja berdiri sebuah pohon Natal raksasa yang dibuat sepenuhnya dari potongan bambu bekas, disusun menjadi instalasi seni yang memukau.

Pohon Natal setinggi enam meter dengan lebar dua meter itu tersusun dari 220 batang bambu. Seluruh bahan merupakan limbah bambu yang dikumpulkan jemaat secara gotong royong.

bayar PBB Kota Kediri bayar PBB Kota Kediri

Penatua GKJW Jombang, Ahmad Sholeh, mengungkapkan bahwa pohon Natal bambu ini sarat makna.

“Bambu adalah tanaman kuat dan serbaguna. Meski berasal dari sisa potongan, ketika dirangkai dengan niat baik dapat menjadi karya yang indah dan penuh nilai,” tuturnya.

Ia menambahkan, bambu menggambarkan keteguhan serta kesederhanaan, sementara hiasan bola-bola yang melingkarinya menjadi simbol kebaikan yang terus dibagikan dari satu ke yang lain.

Baca juga : SMAN 8 Kota Kediri Sabet Gelar Juara Brawijaya Championship 2025 Usai Kalahkan SMAN 1 Pare

Proses pembuatan pohon Natal ramah lingkungan ini memakan waktu sekitar satu setengah bulan. Selain batang bambu, dekorasi diperindah dengan unsur rotan, anyaman, daun kering, serta lampu-lampu yang tampak lebih semarak saat malam hari.

Tak hanya pohon utama, gereja dengan ratusan jemaat ini juga memamerkan sepuluh pohon Natal mini. Setiap pohon dibuat dari berbagai jenis limbah, seperti botol plastik, kertas bekas, dan rotan.

Salah satu jemaat, Vania Putri Indah, mengaku terkesan dengan kreativitas menjelang Natal tahun ini.
“Pohon Natalnya benar-benar berbeda dan sangat menarik. Semoga Natal 2025 membawa kedamaian bagi semua,” ujarnya.

Baca juga : Petani Wonosalam, Jombang, Sukses Kembangkan Aneka Alpukat, Pesanan Mengalir hingga Luar Daerah

Lebih dari sekadar dekorasi, pohon Natal berbahan limbah ini menjadi wujud ajakan untuk merawat lingkungan serta memanfaatkan kembali material yang tak terpakai agar memberi manfaat bagi sesama.***

Reporter : Agung Pamungkas

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *