Kediri, LINGKARWILIS.COM – Pemerintah Kota Kediri mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) Pemantauan dan Evaluasi Mal Pelayanan Publik (MPP) yang berlangsung di Ruang Joyoboyo Balai Kota Kediri, Senin (8/12).
Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas layanan di 12 Unit Pelayanan Publik (UPP) dengan total 96 jenis layanan yang tersedia di MPP Dhoho Plaza.
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati melalui Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Herry Purnomo, menegaskan bahwa rakor ini merupakan momentum penting untuk meninjau sekaligus memperbaiki kualitas layanan demi memenuhi kebutuhan masyarakat.
“MPP memberikan dampak besar bagi masyarakat. Karena itu, peningkatan layanan harus dilakukan secara berkelanjutan,” ujar Herry.
Baca juga : Dinas Perkim Rampungkan Pemasangan 754 Titik PJU di Kabupaten Kediri Sepanjang 2025
Dalam sesi pemaparan, terdapat sejumlah aspek yang dinilai perlu mendapat perhatian:
-
Disiplin pegawai UPP belum sepenuhnya memenuhi standar.
-
Kapasitas ruang MPP terbatas, sehingga tidak dapat menampung seluruh instansi yang semestinya hadir.
-
Fasilitas penunjang masih kurang, seperti tempat ibadah, ruang disabilitas, dan klinik investasi.
-
Anggaran operasional MPP masih terbatas.
-
Komitmen sebagian UPP dalam memberikan layanan prima perlu diperkuat.
Herry menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2025 terdapat 12 UPP dengan 96 jenis layanan yang beroperasi, namun ruang perbaikan masih terbuka lebar.
Sementara itu, Koordinator Penyelenggara MPP Kota Kediri, Edi Darmasto, menekankan bahwa rakor ini diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas pelayanan menuju standar layanan prima.
“Selama 2025, MPP mencatat 16.070 pengunjung. Tingkat kepuasan cukup tinggi, lebih dari 99 persen memberikan penilaian bintang 4,” ujarnya.
Meski demikian, Edi mengakui masih ada kebutuhan penambahan fasilitas dan perluasan ruang. Beberapa instansi yang ingin bergabung namun belum tertampung di antaranya: BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, BPOM, BNN, dan KPP Pratama.
“Tahun ini ruang MPP sudah penuh. Tahun 2026 direncanakan dilakukan perluasan untuk menambah UPP baru,” tambahnya.
Saat ini, MPP yang memiliki luas sekitar 400 m² hanya dapat menampung 12 UPP. Jika ada penambahan instansi, Pemkot Kediri harus menyediakan atau menyewa ruang tambahan.***
Reporter: Agus Ely Burhan
Editor : Hadiyin






