KEDIRI, LINGKARWILIS.COM — Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Kediri akan mulai menerapkan rekayasa lalu lintas di kawasan Jalan Stasiun pada Senin, 5 Januari 2026. Penerapan kebijakan tersebut dilakukan dalam tahap uji coba selama satu pekan guna menata lalu lintas di kawasan pusat kota agar lebih tertib, aman, dan nyaman bagi pengguna jalan.
Rekayasa lalu lintas ini merupakan tindak lanjut hasil Rapat Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Kota Kediri yang digelar pada 30 Desember 2025. Kebijakan tersebut kemudian dituangkan dalam Surat Dishub Kota Kediri Nomor 500.11/260/419.103/2026 tertanggal 2 Januari 2026.
Kepala Dishub Kota Kediri, Arief Cholisudin Y., S.STP., MM, menjelaskan bahwa skema pengaturan lalu lintas mencakup sejumlah poin penting. Di antaranya, pemberlakuan sistem satu arah di Jalan Stasiun dari arah barat ke timur, larangan parkir serta aktivitas pedagang kaki lima di sepanjang ruas jalan, hingga pengaturan khusus di Jalan Ade Irma Suryani.
Baca juga : Diduga Mengantuk, Truk Bermuatan Benih Tebu di Kediri Hantam Pohon hingga Ringsek
“Untuk sementara, Jalan Ade Irma Suryani akan difungsikan khusus bagi kendaraan roda dua guna membantu mengurai kepadatan arus lalu lintas,” ujar Arief saat dikonfirmasi, Sabtu (3/1/2026).
Ia menambahkan, seluruh kebijakan tersebut telah disosialisasikan kepada masyarakat. Selama masa uji coba satu minggu, Dishub akan melakukan pemantauan langsung di lapangan sebagai bahan evaluasi sebelum kebijakan diterapkan secara permanen.
Guna memastikan pelaksanaan berjalan optimal, Dishub Kota Kediri akan menurunkan personel gabungan bersama Dinas Perdagangan dan Satpol PP. Pengawasan dilakukan setiap hari dengan sistem dua shift, mulai pukul 07.00 hingga 21.00 WIB.
Menurut Arief, penataan lalu lintas di kawasan stasiun merupakan bagian dari strategi jangka panjang Dishub dalam membangun sistem transportasi perkotaan yang tertib, modern, dan ramah pengguna jalan, tanpa mengabaikan aktivitas ekonomi masyarakat.
Baca juga : Awal 2026, Sejumlah Destinasi Wisata Kediri Dipadati Pengunjung, Hutan Pinus Semen Jadi Favorit
“Kami berharap kawasan sekitar stasiun dapat menjadi ruang kota yang tertata, aman, nyaman, serta menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kota Kediri,” pungkasnya.***
Reporter: Agus Sulistyo Budi
Editor: Hadiyin






