Kediri, LINGKARWILIS.COM — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Palmturi Kemuning yang berlokasi di Kelurahan Lirboyo, Kecamatan Mojoroto, diresmikan, Kamis (8/1/2026).
Keberadaan dapur gizi ini menjadi bagian strategis dari pelaksanaan program nasional pemenuhan gizi yang menyasar balita, anak usia sekolah, hingga lanjut usia, sebagai upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.
Ketua Yayasan Palmturi Mulia Jaya sekaligus pengelola SPPG Kemuning, Wahab CB, menegaskan bahwa SPPG tidak hanya berfungsi sebagai unit produksi makanan, tetapi juga sebagai sarana pelayanan sosial yang harus dikelola secara profesional, transparan, dan berlandaskan nilai amanah.
“SPPG ini harus dijalankan dengan kejujuran, kepedulian, dan tanggung jawab. Kualitas makanan serta pelayanan harus benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan sejalan dengan harapan pemerintah,” ujar Wahab CB.
Baca juga : Jalan Penghubung Desa Srikaton–Sambi Ringinrejo Rusak Parah, Warga Minta Perhatian Pemkab Kediri
Ia mengungkapkan, operasional dapur SPPG sempat dihentikan sementara pada Desember 2025 seiring libur sekolah, proses evaluasi Badan Gizi Nasional (BGN), serta penataan ulang data penerima manfaat. Dari hasil evaluasi tersebut, ditetapkan kebijakan penyesuaian jumlah porsi, dari sebelumnya 3.000–4.000 porsi per dapur menjadi 2.000–2.500 porsi, guna menjamin pengelolaan yang lebih efektif dan kualitas pangan yang terjaga.
“Pembatasan porsi ini bertujuan agar operasional dapur lebih tertib, distribusi lebih tepat sasaran, dan mutu makanan tetap optimal,” jelasnya.
Meski terjadi penyesuaian kapasitas produksi, Wahab memastikan seluruh 47 tenaga kerja yang telah direkrut tetap dipertahankan. Pihak yayasan akan melakukan musyawarah dengan para relawan untuk menyusun pola kerja baru agar seluruh tenaga tetap terserap secara adil dan produktif.
“Kami berkomitmen tidak mengurangi tenaga kerja. SPPG ini juga menjadi ruang pemberdayaan dan penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat,” tegasnya.
Peresmian SPPG Palmturi Kemuning turut dihadiri Camat Mojoroto Abdul Rahman, unsur tiga pilar kecamatan, Kapolsek Mojoroto, perwakilan Dinas Kesehatan, Puskesmas Campurejo, tokoh agama, tokoh masyarakat, perangkat kelurahan, serta para relawan SPPG.
Baca juga : Sebanyak 207 KDMP di Kabupaten Kediri Masih Dibangun, 53 Unit Sudah Beroperasi
Dalam sambutannya, Camat Mojoroto Abdul Rahman menyampaikan bahwa SPPG Palmturi Kemuning merupakan SPPG ke-41 di Kota Kediri dan yang ke-17 di wilayah Kecamatan Mojoroto.
“Pemerintah kecamatan bersama Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kediri mendukung penuh program Presiden terkait pemenuhan gizi masyarakat. Pelaksanaan SPPG harus mengedepankan standar kualitas menu, kebersihan lingkungan, serta sinergi dengan RT dan RW,” tegasnya.
Ia menambahkan, keberadaan SPPG tidak hanya berperan sebagai pusat penyedia pangan sehat, tetapi juga sebagai penguat jejaring sosial dan ekonomi masyarakat sekitar.
“Laksanakan tugas ini sebagai bentuk pengabdian dan ibadah. Semoga SPPG Palmturi Kemuning membawa manfaat luas, keberkahan bagi para relawan, dan kesejahteraan bagi para penerima manfaat,” pungkasnya.***
Reporter : Agus Sulistyo Budi
Editor : Hadiyin





