KEDIRI, LINGKARWILIS.COM — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Palmturi Mawar secara resmi diluncurkan melalui kegiatan silaturahmi warga yang digelar di Gang V Barat RT 22, Selasa (13/1/2026). Kehadiran SPPG ini menandai dimulainya layanan gizi berbasis komunitas yang dikelola secara profesional dan berkelanjutan.
SPPG Palmturi Mawar merupakan unit kedua dari total empat jaringan SPPG Palmturi yang dikembangkan di wilayah Kediri Raya. Dua unit berlokasi di Kecamatan Mojoroto, masing-masing di Kelurahan Lirboyo (Muning) dan Mojoroto Barat Gang V.
Untuk dapur produksi di Mojoroto Barat, kapasitas maksimal disiapkan antara 2.000 hingga 3.000 porsi per hari dengan standar pengolahan yang ketat serta pengawasan langsung tenaga ahli gizi. Namun pada tahap awal operasional, produksi akan dimulai sekitar 1.000 porsi per hari sambil menunggu keputusan final dari pusat.
Sementara dua lainnya berada di Desa Wonojoyo, Kecamatan Gurah, serta Desa Joho, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri. Jaringan ini dirancang sebagai pilar gerakan terpadu untuk memperkuat ketahanan gizi sekaligus kesejahteraan sosial masyarakat.
Baca juga : Antisipasi Pohon Tumbang, DLHKP Kota Kediri Lakukan Pemangkasan di Jalan Brigjend Katamso
Kepala SPPG Palmturi Mawar, Arum Dwi Apriliani, menyampaikan bahwa keberadaan SPPG berangkat dari semangat kolaborasi warga untuk menghadirkan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar.
“SPPG Palmturi Mawar kami rancang sebagai ruang kebersamaan yang tidak hanya fokus pada pemenuhan gizi, tetapi juga penguatan sosial dan peningkatan kualitas hidup masyarakat,” ujarnya.
Dari sisi kesiapan teknis, seluruh tahapan operasional telah dipersiapkan sejak Oktober 2025. PIC SPPG Palmturi Mawar, Sri Yulistiani, menjelaskan bahwa sistem pendukung sudah lengkap dan siap dijalankan.
“Mulai dari perekrutan relawan, tenaga ahli gizi, akuntansi, sarana-prasarana hingga armada operasional sudah tersedia. Kami hanya menunggu arahan dari pusat. Insya Allah dalam waktu dekat sudah mulai beroperasi,” jelasnya.
Baca juga : Cegah Kerugian Pedagang, DKPP Kabupaten Kediri Siapkan Edukasi PMK di Pasar Hewan
Arum Dwi Apriliani menambahkan, pada tahap awal, SPPG Palmturi Mawar melibatkan 47 tenaga kerja inti yang didukung tiga posisi strategis, yakni kepala SPPG, tenaga akuntansi, dan ahli gizi.
“Layanan awal ditargetkan menjangkau 1.106 penerima manfaat, dengan peluang peningkatan seiring pengembangan jaringan,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Palmturi, Wahab C.B, menegaskan bahwa program ini tidak hanya berdampak pada aspek kesehatan, tetapi juga mendorong pemberdayaan ekonomi lokal.
“Komposisi tenaga kerja kami prioritaskan 50 persen dari warga sekitar, 30 persen dari jaringan Palmturi, dan 20 persen dari masyarakat umum. Ini bukan sekadar program gizi, melainkan investasi sosial untuk menyiapkan generasi bangsa yang lebih berkualitas,” tegasnya.
Acara peresmian berlangsung dengan suasana hangat dan partisipatif. Sejumlah unsur hadir, di antaranya Kapolsek Mojoroto Kompol Rudi Purwanto, SH, perwakilan Koramil Mojoroto, unsur kecamatan, Kelurahan Mojoroto, tokoh masyarakat, pengurus RT/RW, hingga warga setempat.***
Reporter: Agus Sulistyo Budi
Redaktur: Hadiyin





