Kediri, LINGKARWILIS.COM — PT BA Sampoerna menandatangani nota kesepahaman (MoU) program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) budidaya lobster air tawar bersama Forum Ketahanan Bangsa Nasional (FKBN) Kediri Raya di Gedung Balai Kelurahan Burengan, Kota Kediri, Kamis (15/1/2026).
Penandatanganan MoU itu turut disaksikan unsur Forkopimcam, perwakilan tiga kecamatan di Kota Kediri, jajaran TNI–Polri, perangkat kelurahan, kelompok tani, serta mitra binaan yang akan berperan sebagai pelaksana program di lapangan.
Direktur Utama PT BA Sampoerna, Johan Antonius, menegaskan bahwa kerja sama tersebut dirancang sebagai program berkelanjutan dan berorientasi jangka panjang, bukan sekadar kegiatan sosial bersifat seremonial.
“Melalui kesepakatan ini, kami menetapkan tujuan yang terukur, mulai dari penguatan ketahanan pangan daerah, peningkatan kesejahteraan masyarakat, hingga pembangunan rantai pasok yang berkesinambungan untuk mendukung kebutuhan perusahaan,” ujar Johan.
“Kami menargetkan Kediri menjadi salah satu sentra utama produksi lobster air tawar nasional sekaligus penggerak ekonomi kerakyatan berbasis pangan,” sambungnya.
Baca juga : Polres Kediri Kota Ungkap Curanmor Berantai, Pasangan Suami Istri Ditangkap, Motor Korban Dikembalikan
Pada tahap awal, PT BA Sampoerna menyalurkan sekitar 300 paket bibit lobster ke sejumlah daerah di Indonesia. Dari jumlah tersebut, lima paket dialokasikan khusus untuk Kota Kediri. Setiap paket berisi 10 ekor bibit lobster, dilengkapi dengan pelatihan teknis budidaya, pendampingan intensif, serta perjanjian pembelian hasil panen dengan harga yang telah ditetapkan.
Sementara itu Ketua FKBN Kediri Raya, Akir Kristiono, SH, menyebut MoU ini sebagai tonggak penting kolaborasi antara dunia usaha dan masyarakat dalam mendorong ekonomi berbasis pangan.
“Kesepakatan ini memberikan kepastian usaha bagi petani, mulai dari jaminan harga, pendampingan berkelanjutan, hingga kepastian pasar. Ini merupakan langkah nyata menuju kemandirian pangan di Kediri,” ungkapnya.***
Reporter: Agus Sulistyo Budi
Editor: Hadiyin





