Lamongan, LINGKARWILIS.COM — Rekaman kamera pengawas (CCTV) yang memperlihatkan aksi sekelompok pemuda diduga melakukan konvoi sambil melempari rumah warga di wilayah Babat, Kabupaten Lamongan, viral di media sosial. Peristiwa tersebut terjadi di sepanjang Jalan Raya Babat–Lamongan, tepatnya di Desa Tesen, Kecamatan Babat, pada Kamis malam (15/1/2026).
Dalam video yang beredar luas, tampak sejumlah pemuda bergerombol melintas di jalan raya pada malam hari. Mereka diduga melemparkan benda ke arah permukiman warga yang berada di sisi jalan, sehingga menimbulkan keresahan masyarakat sekitar.
Beredarnya rekaman CCTV itu memicu beragam reaksi dari warganet. Sejumlah pengguna media sosial secara langsung menandai akun Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lamongan agar segera menindaklanjuti kejadian tersebut.
Baca juga : Lebih dari Satu Abad Mengabdi, PP Matholi’ul Anwar Simo Lamongan Peringati Milad ke-112
Salah satu komentar berbunyi, “Monggo pak @satreskrimlamongan ditindak.” Komentar tersebut kemudian direspons oleh akun resmi satreskrimlamongan dengan balasan singkat, “Monitor kak.” Tanggapan itu mendapat apresiasi dari warganet lain dengan komentar seperti “mantab” dan “sat set.”
Tak sedikit pula netizen yang mendesak aparat penegak hukum agar tidak sebatas memberikan pembinaan, melainkan juga menjatuhkan tindakan tegas demi memberikan efek jera. “Sekali-kali dikasih efek jera di penjara Pak Polisi,” tulis salah satu pengguna media sosial.
Selain itu, sebagian warganet menaruh harapan besar pada kepemimpinan Kapolres Lamongan yang baru, AKBP Arif Fazlurrahman. Dengan rekam jejak ketegasannya saat bertugas di wilayah Blitar, masyarakat meyakini kasus tersebut akan segera diungkap.
“Rung ngerti Kapolres Lamongan anyar, siap-siap ae dijemput jam 3 pagi,” tulis seorang netizen, disusul komentar lain, “Blitar wae menyala, saiki wayahe Lamongan.”
Baca juga : Libur Isra Mi’raj, Pergerakan Penumpang KA di Stasiun Kota Kediri Terkendali, Puncak Capai 2.843 Orang
Hingga berita ini diturunkan, motif di balik aksi konvoi disertai dugaan pelemparan tersebut masih belum diketahui. Identitas para pelaku pun masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian.
Warga Kecamatan Babat dan sekitarnya berharap aparat segera mengungkap para pelaku serta mengambil langkah tegas agar kejadian serupa tidak terulang. Masyarakat juga meminta peningkatan patroli, khususnya pada malam hari, guna menjaga keamanan dan ketertiban di sepanjang jalur Babat–Lamongan.***
Reporter : Suprapto
Editor : Hadiyin






