BATU, LINGKARWILIS.COM — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Batu kembali menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) lanjutan terkait penemuan sesosok mayat di Sungai Clumprit, Kelurahan Temas, Kecamatan Batu, Kota Batu.
Olah TKP ulang ini dilakukan sebagai langkah pendalaman penyelidikan guna memperoleh petunjuk tambahan yang dapat mengungkap penyebab kematian korban, sekaligus memastikan ada tidaknya unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut.
Pantauan di lokasi, sejumlah personel Satreskrim Polres Batu terlihat menyisir area aliran sungai serta lokasi sekitar titik penemuan jasad. Petugas melakukan berbagai tahapan pemeriksaan lanjutan untuk memperkuat hasil penyelidikan sebelumnya.
Kapolres Batu AKBP Aris Purwanto melalui Kasat Reskrim Polres Batu AKP Joko Purwanto menjelaskan bahwa pihaknya bergerak cepat melakukan olah TKP ulang sebagai bentuk keseriusan dalam mengungkap kasus tersebut.
“Petugas melakukan pengukuran, pendokumentasian, serta pengumpulan keterangan tambahan di lapangan yang dinilai berpotensi menjadi petunjuk baru. Selain itu, kami juga kembali mencocokkan temuan di lokasi dengan keterangan para saksi yang telah diperiksa sebelumnya,” jelas AKP Joko Purwanto, Senin (26/1/2026).
Ia menambahkan, olah TKP lanjutan ini bertujuan memastikan seluruh fakta di lapangan tergali secara menyeluruh dan tidak ada detail penting yang terlewat. Saat ini, pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan, termasuk keterangan tambahan dari saksi serta hasil analisis forensik.
Satreskrim Polres Batu juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait peristiwa tersebut agar segera melapor kepada kepolisian demi membantu proses penyelidikan.
Baca juga : Taman Pinus Campervan Park, Pilihan Camping Favorit Berfasilitas Lengkap di Kota Batu
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, sesosok mayat pria berinisial K (26), warga Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, ditemukan mengapung dalam kondisi membusuk di aliran Sungai Brantas, tepatnya di Sungai Clumprit, anak Kali Ampo atau Kali Basul, pada Kamis (20/11/2025). Jasad korban ditemukan tersangkut di antara semak-semak dan bebatuan di badan sungai.***
Reporter: Arief Juli Prabowo
Editor : Hadiyin





