Kediri, LINGKARWILIS.COM– Warga Dusun Pandan Arum, RT/RW 02/09, Desa Kedak, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri dibuat gempar dengan penemuan sesosok mayat laki-laki yang sudah meninggal selama beberapa hari di dalam rumahnya Mi]nggu (23/11/2025) sekitar pukul 06.30 WIB.
Penemuan mayat ini bermula ketika dua warga sekitar mencium bau menyengat yang berasal dari rumah korban.
Selain itu, banyak lalat terlihat berkerumun di bagian jendela dan ventilasi rumah tersebut.
Curiga terjadi sesuatu, warga kemudian mendekat dan melihat ]dari jendela kaki korban yang sudah dikerubungi lalat. Sontak temuan itu dilaporkan ke pihak kepolisian.
Kanit Reskrim Polsek Semen, Aiptu Fredy Kurnia, S.H., membenarkan adanya penemuan mayat tersebut.
Ia menyebutkan bahwa kondisi jasad sudah dalam keadaan membusuk dan diperkirakan meninggal beberapa hari sebelumnya.
“Benar, kami menerima laporan dari warga terkait penemuan mayat laki-laki di dalam rumah. Saat kami tiba, kondisi korban sudah dalam keadaan membusuk. Dugaan sementara, korban meninggal sudah beberapa hari. Kami masih melakukan penyelidikan dan identifikasi lebih lanjut,” ujar Aiptu Fredy.
Untuk kepentingan pemeriksaan, pihak kepolisian bersama tim medis mengevakuasi jasad korban ke rumah sakit terdekat dan selanjutnya di teruskan ke RS Bhayangkara guna dilakukan visum dan memastikan penyebab kematian.
Hingga berita ini diterbitkan, identitas lengkap korban masih dalam pendataan dan polisi belum menemukan tanda-tanda kekerasan.
Aiptu Fredy menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pendalaman, termasuk meminta keterangan sejumlah saksi di sekitar lokasi.
“Kami menghimbau masyarakat yang mengetahui aktivitas terakhir korban untuk membantu memberikan informasi. Ini penting untuk memastikan apa yang sebenarnya terjadi,” tambahnya.
Peristiwa ini menambah daftar kasus penemuan jenazah yang mengejutkan warga Kediri Raya, sekaligus mengingatkan pentingnya kepedulian sosial antarwarga, terutama bagi mereka yang tinggal seorang diri.
Reporter Agus Sulistyo Budi
Editor: Shadinta Aulia Sanjaya






