Lamongan, LINGKARWILIS.COM — Warga Desa Kuluran, Kecamatan Kalitengah, Kabupaten Lamongan, dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat pria yang mengapung di aliran Sungai Bengawan Solo, Senin (26/1/2026) sore.
Jenazah tersebut diduga kuat merupakan pemilik sepeda motor yang sehari sebelumnya ditemukan terparkir tanpa pengendara di atas Jembatan Bengawan Solo, Kecamatan Karanggeneng.
Kapolsek Kalitengah, AKP Heri Prasetyo Wibowo, mengungkapkan bahwa jasad pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Hanafi, yang saat itu sedang mencari rumput di tepi sungai.
“Saksi sedang menyabit rumput lalu melihat sesosok jenazah mengapung di sungai. Temuan itu kemudian dilaporkan ke perangkat desa dan diteruskan ke Polsek Kalitengah,” ujar AKP Heri saat dikonfirmasi, Selasa (26/1/2026).
BCA JUGA : Genjot Kunjungan Wisata, Pemkab Lamongan Luncurkan Kalender Event 2026 dengan 94 Agenda Unggulan
Mendapat laporan tersebut, petugas kepolisian bersama unsur TNI dan warga setempat segera melakukan evakuasi. Jenazah kemudian dibawa ke RSUD Lamongan guna menjalani pemeriksaan medis dan visum.
Berdasarkan laporan orang hilang yang tercatat di Polsek Karanggeneng, serta kecocokan ciri fisik dan pakaian yang dikenakan, korban diduga bernama Nur Afandi (32), warga Dusun Tuyuh, Desa Pangkatrejo, Kecamatan Lamongan.
Korban diketahui meninggalkan rumah pada Rabu (21/1/2026) sekitar pukul 18.30 WIB. Saat itu, ia mengenakan seragam satpam berupa baju kuning dan celana cokelat, serta mengendarai sepeda motor Honda Vario hitam bernopol S 4081 JCM.
Pihak kepolisian juga telah menghubungi keluarga korban untuk proses identifikasi awal.
“Kami sudah menghubungi keluarga korban. Bahkan tadi keluarga turut membantu saat proses evakuasi jenazah dari sungai,” tambah AKP Heri.
Terkait dugaan keterkaitan dengan penemuan sepeda motor di Jembatan Karanggeneng sehari sebelumnya, AKP Heri membenarkan adanya kesesuaian yang cukup kuat.
“Jika dilihat dari ciri-cirinya, memang ada kecocokan dengan laporan kehilangan pemilik sepeda motor yang ditemukan di jembatan kemarin,” jelasnya.
Meski demikian, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.
Sebelumnya, warga Desa Karanggeneng, Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan, digegerkan dengan ditemukannya sebuah sepeda motor terparkir di atas Jembatan Bengawan Solo pada Minggu (25/1/2026) dini hari.
Baca juga : Satresnarkoba Polres Lamongan Tangkap Pengedar Sabu di Mantup, Sita 0,44 Gram Barang Bukti
Peristiwa tersebut dilaporkan masyarakat ke Polsek Karanggeneng sekitar pukul 03.58 WIB. Kapolsek Karanggeneng Iptu Sofian Ali bersama petugas jaga langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan.
Kasihumas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, membenarkan temuan tersebut. Saat diperiksa, sepeda motor bernopol S 4081 JCM ditemukan dalam kondisi terparkir dengan kunci kontak masih menempel, namun pengendaranya tidak berada di lokasi.
“Pengendara sepeda motor tidak ditemukan di sekitar jembatan,” ujar Ipda Hamzaid.
Dari hasil pemeriksaan lanjutan, petugas menemukan satu unit ponsel dan dompet hitam berisi KTP atas nama warga Desa Pangkatrejo, Kecamatan Lamongan Kota, beserta sejumlah kartu identitas lain dan STNK kendaraan.
Untuk kepentingan penyelidikan, sepeda motor dan seluruh barang bukti diamankan ke Polsek Karanggeneng. Polisi juga telah meminta keterangan sejumlah saksi serta berkoordinasi dengan Kepala Desa Pangkatrejo untuk menghubungi pihak keluarga.
“Laporan orang hilang sudah kami terbitkan. Saat ini keluarga masih dimintai keterangan dan kasus ini terus kami dalami,” pungkas Ipda Hamzaid.***
Reporter: Suprapto
Editor : Hadiyin





