Blitar, LINGKARWILIS.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih terjadi dalam beberapa hari terakhir. Warga diminta memangkas atau menebang pohon yang berisiko tumbang, terutama yang berada di sekitar permukiman.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Blitar, Wahyudi, menyampaikan bahwa sejumlah wilayah di Kabupaten Blitar kembali dilanda hujan yang disertai angin kencang. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan bencana, khususnya di daerah yang selama ini tergolong rawan.
“Kami mengimbau masyarakat tetap waspada, karena beberapa hari terakhir hujan turun disertai angin kencang,” ujar Wahyudi, Senin (26/1/2026).
Menurutnya, bulan Januari saat ini telah memasuki puncak musim hujan. Oleh karena itu, BPBD terus menggencarkan langkah mitigasi untuk menekan risiko korban jiwa, salah satunya melalui sosialisasi kepada masyarakat, terutama yang tinggal di wilayah rawan bencana.
Baca juga : Persik Kediri Beberkan Faktor Kekalahan dari Malut United, Alihkan Fokus ke Laga Kontra Bali United
Daerah yang perlu mendapat perhatian khusus antara lain kawasan lereng perbukitan dan wilayah dengan kontur tanah labil. Di Kabupaten Blitar, beberapa kecamatan memiliki karakteristik tersebut, seperti Gandusari, Selorejo, Kesamben, Doko, hingga Wlingi.
Berdasarkan data BPBD, dalam beberapa hari terakhir angin kencang melanda sedikitnya 10 kecamatan di Kabupaten Blitar. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian tersebut mengakibatkan kerusakan material akibat pohon tumbang. Laporan diterima sejak Sabtu hingga Minggu (25/1/2026).
Adapun wilayah yang terdampak antara lain Kecamatan Sutojayan, Selorejo, Gandusari, Ponggok, Wonotirto, Selopuro, Kademangan, Kanigoro, dan Nglegok. Pohon tumbang dilaporkan menimpa rumah warga, warung, kios, hingga kandang ternak.
“Sejauh ini belum ada laporan korban jiwa,” katanya.
Baca juga : Kantor Satpol PP Kabupaten Kediri Pindah dari Museum Sri Aji Joyoboyo ke Eks Dispertabun
Wahyudi menambahkan, setiap menerima laporan, BPBD bersama tim gabungan langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan. Selain evakuasi dan pembersihan pohon tumbang, pihaknya juga menyalurkan bantuan logistik serta material sesuai tingkat kerusakan yang dialami warga terdampak.***
Reporter : Aziz Wahyudi
Editor : Hadiyin