Pemkab Kediri Alokasikan Rp2,5 Miliar untuk Pembangunan Jembatan Cerme

Pemkab Kediri Alokasikan Rp2,5 Miliar untuk Pembangunan Jembatan Cerme
Kondisi jembatan Cerme saat luapan air dan sampah yang nyangkut jembatan (ist)

KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kediri memastikan pembangunan Jembatan Cerme di Dusun Santren, Desa Cerme, Kecamatan Grogol, mulai dilaksanakan pada tahun ini dengan total anggaran sebesar Rp2,5 miliar.

Jembatan tersebut sebelumnya mengalami kerusakan akibat kerap tersumbat tumpukan sampah, terutama bambu barongan, yang tersangkut di bagian kaki jembatan. Kondisi itu diperparah saat Kali Kandang meluap ketika musim hujan, sehingga aliran air menggerus tanah di sisi kanan dan kiri jembatan.

bayar PBB Kota Kediri

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kediri, Ir. Irwan Chandra, menjelaskan bahwa proyek ini tidak sekadar perbaikan, melainkan pembangunan ulang dengan desain yang lebih aman dan adaptif terhadap potensi banjir.

“Anggaran pembangunan Jembatan Cerme sebesar Rp2,5 miliar dan mulai dikerjakan tahun ini. Nantinya plat jembatan akan ditinggikan sekitar satu meter, serta dilakukan pengeprasan pilar agar aliran air bisa mengalir lebih lancar tanpa terhambat,” jelas Irwan.

Baca juga : Satpol PP Kabupaten Kediri Amankan Nenek Terlantar di Wilayah Tarokan

Ia menambahkan, selama ini posisi pilar di tengah jembatan menjadi titik rawan tersangkutnya sampah saat debit air meningkat. Akibatnya, aliran sungai terhambat dan berpotensi memperparah banjir di sekitarnya.

“Desain baru jembatan menggunakan struktur baja beton komposit dengan bentang sepanjang 20,1 meter. Dengan model ini, jembatan dinilai lebih aman dan mampu mengurangi risiko tersumbatnya aliran air,” terangnya.

Menurut Irwan, pembangunan Jembatan Cerme masuk dalam daftar proyek strategis Dinas PUPR Kabupaten Kediri tahun 2026. Proyek ini mendapat perhatian khusus karena lokasi jembatan berada di kawasan rawan banjir dan sering terdampak proses normalisasi sungai.

“Selain mendukung kelancaran lalu lintas warga, pembangunan ini juga menjadi bagian dari upaya mitigasi risiko bencana,” ujarnya.

Baca juga : Sidang Class Action Warga Pojok Soal Dampak TPA Klotok Ditunda PN Kediri

Ia menegaskan, keberadaan Jembatan Cerme memiliki peran vital sebagai penghubung Desa Cerme dengan sejumlah dusun di wilayah tersebut, serta desa-desa lain di Kecamatan Grogol.

“Jika pembangunan selesai, akses transportasi warga akan kembali lancar dan lebih aman,” pungkas Irwan.***

Reporter : Bakti Wijayanto

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *