Kota Malang Matangkan Persiapan Jadi Tuan Rumah Puncak Harlah 1 Abad NU

Kota Malang Matangkan Persiapan Jadi Tuan Rumah Puncak Harlah 1 Abad NU
Kota Malang Matangkan Persiapan Jadi Tuan Rumah Puncak Harlah 1 Abad NU (Arief)

Malang, LINGKARWILIS.COM – Kota Malang tengah mematangkan berbagai persiapan menjelang penyelenggaraan Puncak Peringatan 1 Abad Hari Lahir Nahdlatul Ulama (NU) yang akan digelar pada 8 Februari 2026. Agenda nasional berupa Mujahadat Kubra ini diperkirakan dihadiri puluhan ribu jemaah dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menegaskan, Pemerintah Kota Malang telah menyiapkan langkah strategis dan koordinasi lintas perangkat daerah untuk memastikan acara berjalan aman, tertib, dan lancar. Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dilibatkan sesuai tugas dan fungsi masing-masing.

bayar PBB Kota Kediri bayar PBB Kota Kediri

“Fokus utama kami mencakup pengamanan, kebersihan kota, pengaturan lalu lintas, layanan kesehatan, serta pelayanan publik bagi para jemaah,” kata Wahyu saat ditemui di Balai Kota Malang, Jumat (30/1/2026).

Selain koordinasi internal, Pemkot Malang juga membangun sinergi dengan berbagai pihak eksternal. Sejumlah perguruan tinggi, unsur TNI-Polri, perbankan, hingga pelaku dunia usaha dilibatkan untuk mendukung kelancaran kegiatan yang berskala besar tersebut.

Baca juga : Cegah Konvoi dan Live TikTok di Jalan, Satlantas Polres Kediri Kota Gelar Jumat Gaul di Sekolah

Menurut Wahyu, peran Pemkot dalam kegiatan ini adalah sebagai fasilitator dan penggerak agar seluruh rangkaian acara berjalan tertib dan nyaman, baik bagi jemaah maupun masyarakat Kota Malang.

“Sinergi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan kegiatan ini,” ujarnya.

Pemkot Malang optimistis, penyelenggaraan Puncak Harlah 1 Abad NU akan memberikan dampak positif bagi daerah. Kehadiran puluhan ribu jemaah diproyeksikan mendorong perputaran ekonomi, menggerakkan UMKM, meningkatkan okupansi hotel dan restoran, serta memberi kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kegiatan ini juga sejalan dengan program unggulan Pemkot Malang bertajuk 1.000 Event, sekaligus diharapkan membawa dampak sosial dan spiritual bagi masyarakat.

Sementara itu, Ketua PCNU Kota Malang KH Isroqunnajah Masduqi menjelaskan, penunjukan Kota Malang sebagai tuan rumah Mujahadat Kubra didasarkan pada pertimbangan historis dan kultural. Malang memiliki nilai sejarah kuat dalam perjalanan bangsa, termasuk pernah masuk nominasi calon ibu kota negara pada awal kemerdekaan.

Baca juga : Sebanyak 500 Personel Gabungan Amankan Laga Persik Kediri vs Bali United, Suporter Tamu Dipastikan Absen

“Malang Raya juga memiliki Pahlawan Nasional KH Masykur yang berjuang bersama Hizbullah. Karena itu terdapat monumen masjid Masjid Sabilillah dan Masjid Hizbullah yang menjadi bagian penting sejarah,” jelasnya.

Selain faktor sejarah, kondisi geografis dan iklim Kota Malang yang relatif sejuk turut menjadi pertimbangan. Suasana tersebut dinilai mendukung kekhusukan pelaksanaan mujahadat yang berlangsung dari malam hingga pagi hari.

“Malang ini adem, menenangkan. Kami berharap cuaca mendukung sehingga Mujahadat Kubra berjalan khusyuk dan menjadi wasilah kebaikan bagi semua,” pungkasnya.***

Reporter : Arief  Prabowo

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *