Ponorogo, LINGKARWILIS.COM – Pemerintah Kabupaten Ponorogo mulai merumuskan arah pembangunan daerah untuk tahun 2027 melalui forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang digelar di Gedung Sasana Praja, Kamis (12/3/2026).
Dalam forum tersebut, Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita menyampaikan sejumlah sektor yang menjadi fokus utama pembangunan tahun mendatang. Beberapa bidang yang diprioritaskan antara lain infrastruktur, pendidikan, kesehatan, serta pengembangan sektor pariwisata.
Menurut Lisdyarita, berbagai program prioritas tersebut disusun berdasarkan masukan dan evaluasi dari masyarakat selama beberapa tahun terakhir.
“Ada berbagai masukan dan evaluasi dari masyarakat pada beberapa tahun terakhir. Mulai 2027 kita fokus mengerjakan sektor-sektor prioritas tersebut,” ujarnya.
Baca juga : Ezra Walian Dipanggil Kembali ke Timnas Indonesia, Pelatih Persik Kediri Nilai Pantas
Perempuan yang akrab disapa Bunda Rita itu menegaskan bahwa kebijakan pembangunan akan dilakukan secara merata di seluruh wilayah Ponorogo, tidak hanya terpusat di kawasan perkotaan.
“Pembangunan dilakukan secara merata di semua wilayah, tidak hanya berfokus di pusat kota. Tujuannya tentu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bunda Rita juga memaparkan sejumlah target pembangunan daerah. Di antaranya peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), penurunan angka kemiskinan, pengurangan tingkat pengangguran terbuka (TPT), serta peningkatan pertumbuhan ekonomi.
Ia menargetkan IPM Ponorogo mencapai angka 74,81. Sementara tingkat kemiskinan diharapkan turun dari 8,86 persen menjadi 7,85 persen. Untuk pertumbuhan ekonomi ditargetkan berada di angka 4,79 persen, sedangkan tingkat pengangguran terbuka ditargetkan sebesar 3,99 persen.
Selain itu, sektor pariwisata juga menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Lisdyarita menilai sektor tersebut memiliki potensi besar dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Baca juga : Antisipasi Peredaran Uang Palsu, Polres Kediri Pantau Jasa Penukaran Uang di Pare
Menurutnya, optimalisasi sektor pariwisata penting dilakukan untuk memperkuat kontribusi terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap dana transfer dari pemerintah pusat.
“Pariwisata memiliki peran penting, sehingga pengembangannya terus kita dorong,” pungkasnya.***
Reporter: Sony Dwi Prastyo
Editor: Hadiyin





