KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Aksi kepedulian sosial ditunjukkan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Rayon Bawang, Cabang Kota Kediri, dengan menyalurkan bantuan sembako dan santunan anak yatim secara langsung kepada warga di Kelurahan Bawang, Kecamatan Pesantren, Rabu (18/3/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 16.00 WIB ini dilakukan dengan metode door to door di wilayah RW 01 dan RW 02, sehingga bantuan dapat diterima langsung oleh warga yang membutuhkan tanpa perantara.
Ketua Rayon PSHT Bawang, M. Nurhadi, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen organisasi dalam memperkuat nilai persaudaraan dan kepedulian sosial, khususnya di bulan Ramadan.
“Kami ingin hadir langsung di tengah masyarakat, memastikan bantuan ini benar-benar dirasakan manfaatnya. Ini juga menjadi bentuk sinergitas antara PSHT dengan TNI-Polri dalam menjaga kerukunan dan kebersamaan di wilayah,” ujarnya.
Baca juga : Ironi H-2 Lebaran, Soto Cemoro Kediri Sepi Pembeli Dampak Kenaikan Harga Bahan Pokok
Kegiatan tersebut turut dihadiri Babinsa Kelurahan Bawang, Mulyono, serta Bhabinkamtibmas Musyadad, bersama sekitar 30 anggota PSHT yang terlibat aktif dalam penyaluran bantuan.
Babinsa Mulyono mengapresiasi langkah konkret yang dilakukan PSHT. Menurutnya, kegiatan sosial seperti ini memberikan dampak langsung bagi masyarakat sekaligus memperkuat kolaborasi lintas elemen.
“Kami sangat mendukung kegiatan positif seperti ini. Ini adalah bentuk nyata kebersamaan antara aparat dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang harmonis dan saling peduli,” tegasnya.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 35 paket sembako disalurkan kepada warga kurang mampu. Setiap paket berisi beras 3 kilogram, gula pasir 1 kilogram, minyak goreng 1 liter, dan telur 10 butir. Selain itu, santunan juga diberikan kepada 12 anak yatim masing-masing sebesar Rp250 ribu.
Baca juga : PWI Kediri Raya Beri Santunan 150 Anak Yatim, Dikemas dalam Agenda Buka Bersama
Rangkaian kegiatan diawali dengan pengecekan personel, sambutan, doa bersama, dilanjutkan distribusi bantuan, dan ditutup dengan buka puasa bersama.
Kegiatan yang berakhir pukul 18.30 WIB ini berlangsung tertib, aman, dan lancar. Lebih dari sekadar berbagi, aksi ini menjadi simbol kuat solidaritas sosial serta peran aktif organisasi kemasyarakatan dalam membantu meringankan beban warga di bulan penuh berkah.***
Reporter: Agus Sulistyo Budi
Editor: Hadiyin






