Kediri, LINGKARWILIS.COM – Setelah dilaporkan hilang selama tiga hari, Sumiran (76), warga Dusun Sadeng, Desa Sambijajar, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis (19/3) siang. Jasad korban ditemukan mengapung di sekitar penyeberangan perahu, Dusun Pagak, Desa Banggle, Kecamatan Ngadiluwih.
Penemuan mayat tersebut kemudian dilaporkan warga kepada Polsek Ngadiluwih yang langsung melakukan penanganan di lokasi kejadian.
Kapolsek Ngadiluwih, AKP Budi Winaryanto, menjelaskan bahwa awalnya warga yang berada di area penyeberangan melihat sesosok mayat mengapung dan hanyut di aliran Sungai Brantas. Karena arus sungai relatif tidak deras, jasad tersebut tersangkut sekitar 100 meter dari titik awal terlihat, tepatnya di tepi sungai sebelah timur.
Baca juga : Usai Salat Id Muhammadiyah, Aktivitas Wisata Kuliner di Jalan Doho Kediri Kembali Ramai
Warga yang mengetahui kejadian tersebut kemudian mendekat ke lokasi dan memastikan keberadaan jasad yang mengapung.
“Korban ditemukan dalam posisi terlentang. Saat itu identitasnya belum diketahui, dengan ciri-ciri mengenakan celana panjang warna biru, baju batik cokelat muda, serta jam tangan berbahan kuningan di tangan kiri,” ujarnya.
Warga selanjutnya melaporkan temuan tersebut ke pihak kepolisian. Petugas yang tiba di lokasi segera mengevakuasi jasad korban ke rumah sakit untuk proses identifikasi.
Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan identitas pada tubuh korban, hanya ditemukan sejumlah barang seperti kunci sepeda motor, uang, dan jam tangan.
Baca juga : Satpol PP Kabupaten Kediri Amankan dan Kembalikan Lansia Pikun ke Rumah
Setelah dilakukan koordinasi lebih lanjut, identitas korban akhirnya diketahui sebagai Sumiran, warga Tulungagung yang sebelumnya dilaporkan tidak pulang selama tiga hari dengan membawa sepeda motor.
“Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Jasad telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” pungkasnya.***
Reporter : Bakti Wijayanto
Editor : Hadiyin





