Blitar, LINGKARWILIS.COM – Warga di sekitar aliran Sungai Brantas, tepatnya di Desa Kedungwungu, Kecamatan Binangun, Kabupaten Blitar, digemparkan dengan penemuan sesosok mayat yang mengapung di permukaan sungai, Selasa (24/3/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, jenazah tersebut kemudian berhasil diidentifikasi sebagai Mega Revany Saputro (39), warga Desa Ngreco, Kecamatan Selorejo. Korban diketahui merupakan kepala dusun (kamituwo) yang baru beberapa bulan menjabat.
Kepala Seksi Humas Polres Blitar, Aipda Muheni, membenarkan identitas korban. Pihak keluarga juga telah memastikan bahwa jenazah tersebut merupakan anggota keluarga mereka.
Baca juga : Sehari Dua Kebakaran di Kediri, Diduga Akibat Korsleting Listrik
“Korban sudah teridentifikasi sebagai warga Desa Ngreco, Kecamatan Selorejo, dan pihak keluarga telah mengonfirmasi,” ujarnya, Rabu (25/3/2026).
Penemuan jasad bermula saat warga yang melintas di Jembatan Ngembul, Kecamatan Binangun, melihat sesuatu mencurigakan mengapung di sungai. Setelah dipastikan sebagai mayat, warga segera melaporkan kejadian tersebut kepada perangkat desa dan diteruskan ke pihak kepolisian.
Mendapat laporan tersebut, tim gabungan yang terdiri dari kepolisian, BPBD Kabupaten Blitar, dan unsur terkait lainnya langsung melakukan proses evakuasi. Jenazah kemudian dibawa ke tepi sungai menggunakan perahu sebelum selanjutnya dievakuasi ke rumah sakit terdekat.
Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Baca juga : OJK Kediri Sambut Pelantikan Dewan Komisioner Baru, Optimis Perkuat Sinergi Sektor Keuangan
Sebelumnya, korban dilaporkan hilang selama dua hari sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Informasi yang beredar menyebutkan, korban sempat berpamitan kepada keluarga untuk membeli obat pada Minggu malam (22/3/2026), namun tidak kembali ke rumah.
Pihak keluarga bersama warga sempat melakukan pencarian dan melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian. Hingga akhirnya, korban ditemukan pada Selasa sore dalam keadaan tidak bernyawa.
Hingga kini, penyebab pasti kematian masih dalam penyelidikan. Dugaan sementara mengarah pada kemungkinan korban menceburkan diri ke sungai. Namun demikian, aparat kepolisian masih melakukan pendalaman lebih lanjut untuk memastikan penyebab kejadian tersebut.***
Reporter : Aziz Wahyudi
Editor : Hadiyin





