Sebanyak 80 Warga Tulungagung dan Trenggalek Ikuti Pelatihan Kerja BLK, Kelas Practical Office Advance Paling Diminati

80 Warga Tulungagung dan Trenggalek Ikuti Pelatihan Kerja BLK, Kelas Practical Office Advance Paling Diminati
Para peserta program Pelatihan Kerja dan Produktivitas Tenaga Kerja di UPT BLK Tulungagung saat mengikuti kegiatan pembukaan pelatihan kerja (isal)

Tulungagung, LINGKARWILIS.COM – Sebanyak 80 warga usia produktif dari Tulungagung dan Trenggalek mengikuti Program Pelatihan Kerja dan Produktivitas Tenaga Kerja yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Tulungagung.

Program ini bertujuan meningkatkan keterampilan teknis masyarakat sebagai bekal memasuki dunia kerja, khususnya bagi pencari kerja di usia produktif.

bayar PBB Kota Kediri

Kepala UPT Balai Latihan Kerja Tulungagung, Agus Setyawan, menjelaskan bahwa peserta program berasal dari kalangan pencari kerja dengan rentang usia 17 hingga 45 tahun, baik yang belum bekerja, korban pemutusan hubungan kerja (PHK), maupun lulusan baru.

“Program ini menyasar pencari kerja usia produktif, baik yang masih menganggur, terdampak PHK, maupun fresh graduate,” ujarnya, Rabu (1/4/2026).

Dalam pelaksanaannya, terdapat lima kejuruan yang dibuka, yakni pengelolaan administrasi perkantoran (Practical Office Advance), juru gambar bangunan gedung, pengoperasian mesin produksi, serta servis sepeda motor sistem injeksi.

Baca juga : Stok Darah PMI Kabupaten Kediri Capai 480 Kantong, Dinilai Masih Aman Pasca Lebaran

Total peserta yang mengikuti program ini sebanyak 80 orang, dengan masing-masing kejuruan diikuti 16 peserta sesuai kuota yang telah ditetapkan.

Agus mengungkapkan, tingginya minat masyarakat membuat pihaknya menerapkan seleksi ketat. Proses pendaftaran hingga penyaringan peserta dilakukan secara daring, dengan tahapan seleksi berdasarkan nilai tes hingga wawancara.

Salah satu kejuruan yang paling diminati adalah Practical Office Advance. Peminat pada kelas ini kerap mencapai lebih dari 70 orang dalam satu periode pendaftaran.

“Kami menerapkan ambang batas nilai dari hasil tes daring. Dari situ dipilih peserta terbaik untuk mengikuti tahap wawancara sebelum ditetapkan sebagai peserta,” jelasnya.

Kelas ini menjadi favorit karena membekali peserta dengan kemampuan dasar pengoperasian komputer, seperti Microsoft Word, Excel, hingga PowerPoint yang dibutuhkan di dunia kerja.

Baca juga  FKP Adminduk Kediri Jadi Ajang Evaluasi Layanan, Dispendukcapil Tegaskan Gratis, Mudah, dan Sesuai Aturan

Program pelatihan ini dibiayai melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Namun, jumlah paket pelatihan tahun ini mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya.

“Tahun 2025 kami mengelola 47 paket pelatihan, sedangkan tahun ini hanya 14 paket,” ungkapnya.

Meski jumlahnya berkurang, pihaknya berharap program ini tetap mampu meningkatkan kompetensi peserta secara signifikan, khususnya bagi masyarakat Tulungagung dan sekitarnya.

Setelah menyelesaikan pelatihan, peserta akan mengikuti uji kompetensi untuk memperoleh sertifikat resmi sebagai bukti keahlian.

“Harapannya, peserta yang dinyatakan kompeten dapat segera terserap di dunia kerja sesuai keterampilan yang dimiliki dan kebutuhan pasar,” pungkasnya.***

Reporter: Mochammad Sholeh Sirri
Editor: Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://soleco-energy.com/ https://zonawin777top.com/ https://dwpcabdinkabmlg.com/bidang-sosial-budaya-eval/ https://lingkarwilis.com/mail/ https://onlymyenglish.com/about-us/ https://www.ramanhospital.in/about.html https://umbi.edu/visit/ https://dkpbuteng.com/ https://rsiaadina.com/ https://inl.co.id/about-us/ situs toto