Blitar, LINGKARWILIS.COM — Hujan deras yang disertai angin kencang melanda wilayah Kota Blitar pada Jumat siang (3/4/2026) sekitar pukul 13.05 WIB, mengakibatkan kerusakan di sejumlah titik. Selain menumbangkan pohon, peristiwa ini juga merusak puluhan atap rumah warga.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Blitar, Agus Suherli, memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian material cukup signifikan.
“Tidak ada korban jiwa. Kerusakan yang terjadi berupa material, dan kami sudah menyalurkan bantuan terpal kepada warga terdampak,” ujarnya.
Ia menjelaskan, wilayah yang mengalami dampak paling parah berada di Kecamatan Sukorejo. Sedikitnya lima pohon tumbang di kawasan tersebut, di antaranya pohon mangga yang menimpa rumah warga serta pohon jati yang roboh dan merusak gazebo.
“Jenis pohon yang tumbang beragam, mulai dari mangga, jati hingga tabebuya. Seluruhnya menimbulkan kerusakan, namun hanya bersifat material,” jelasnya.
Selain pohon tumbang, kerusakan juga terjadi pada rumah warga akibat terjangan angin kencang. Di Kelurahan Turi, tercatat lima laporan genteng rumah rusak. Di Jalan Sukun, delapan rumah mengalami kerusakan atap, sementara di Jalan Turi terdapat empat rumah terdampak.
Kerusakan lebih banyak ditemukan di Jalan Jati, dengan total 15 rumah serta satu bangunan musala mengalami kerusakan pada bagian atap. Sementara itu, di Jalan Manggar, dua rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan cukup serius.
Secara keseluruhan, BPBD mencatat sebanyak 39 rumah terdampak, dengan rincian 22 unit mengalami kerusakan sedang dan 17 unit rusak ringan.
Baca juga : Respons Cepat BPBD Kota Kediri, Puluhan Pohon Tumbang di Ngronggo Berhasil Ditangani
Selain mendistribusikan terpal, BPBD juga menyalurkan bantuan makanan siap saji bagi warga terdampak. Upaya penanganan masih terus dilakukan untuk memastikan kondisi kembali aman dan terkendali.***
Reporter : Aziz Wahyudi
Editor : Hadiyin





