Edukasi Bahaya Narkoba Lewat Lagu, Polsek Peterongan Bekali 100 Siswa Baru SMPN 1 Peterongan

Edukasi Bahaya Narkoba Lewat Lagu, Polsek Peterongan Bekali 100 Siswa Baru SMPN 1 Peterongan
Brigadir Reza Bakhtiar, anggota Polsek Peterongan saat memberikan edukasi tentang bahaya narkotika di MPLS SMPN 1 Peterongan tahun ajaran 2026, Rabu (15/7/2026). (istimewa)

JOMBANG, Lingkarwilis.com – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di SMP Negeri 1 Peterongan, Kabupaten Jombang, diisi dengan edukasi bahaya narkotika yang dikemas secara kreatif oleh Polsek Peterongan. Sebanyak 100 siswa baru mendapat pembekalan mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba melalui media musik dan lagu.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa diajak mendengarkan lagu ciptaan mantan Kasat Resnarkoba Polres Jombang yang mengisahkan perjalanan seorang pria yang terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba, kemudian ditangkap polisi hingga akhirnya menyadari kesalahannya dan memilih bertobat.

Metode penyampaian melalui lagu ini dipilih agar pesan mengenai bahaya narkoba lebih mudah dipahami dan melekat di ingatan para pelajar.

Sebelum lagu diputar melalui pengeras suara, anggota Polsek Peterongan, Brigadir Reza Bakhtiar, terlebih dahulu memberikan penjelasan mengenai pengertian narkotika, dampak penyalahgunaannya, serta ancaman yang dapat ditimbulkan bagi masa depan generasi muda.

Baca juga :Β Jombang Siap Sukseskan Muktamar NU ke-35, Bupati Warsubi : Kehormatan Besar bagi Kota Santri

Ia menjelaskan bahwa narkotika merupakan zat atau obat yang berasal dari bahan alam, sintetis, maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan kesadaran, halusinasi, hingga ketergantungan apabila disalahgunakan.

Selain materi mengenai bahaya narkoba, para siswa juga mendapatkan edukasi tentang kenakalan remaja yang kerap dipicu oleh pergaulan bebas. Pembekalan tersebut diharapkan mampu membentuk karakter siswa agar lebih bijak dalam memilih lingkungan pergaulan dan mengambil keputusan.

Kapolsek Peterongan, AKP Hidayaturrachman, mengapresiasi inovasi anggotanya yang menyampaikan edukasi melalui media musik. Menurutnya, pendekatan tersebut lebih efektif karena sesuai dengan karakter remaja yang cenderung menyukai metode pembelajaran yang santai dan menarik.

“Dengan begitu anak-anak menjadi generasi yang baik. Anak-anak adalah harapan orang tua, sekolah, dan pemerintah. Harapannya, lulusan yang dihasilkan nantinya benar-benar dapat berguna bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa di masa depan,” ujarnya, Rabu (15/7/2026).

Baca juga :Β Koramil 0809/02 Pesantren Beri Pembekalan Disiplin dan Wawasan Kebangsaan kepada 300 Siswa Baru SMPN 9 Kediri

AKP Hidayaturrachman juga mengingatkan para pelajar agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak masa depan. Ia turut mengimbau siswa untuk menjauhi tindakan perundungan (bullying) maupun perilaku menyimpang yang dapat berujung pada persoalan hukum.

Selain kepada para siswa, ia juga mengajak para guru dan orang tua untuk terus memberikan pendampingan serta pengawasan terhadap anak-anak, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.

“Kami juga berpesan kepada para guru dan orang tua untuk menjaga dan memantau anak-anak, baik di sekolah maupun di rumah,” pungkasnya.***

Reporter: Taufiqur Rachman.

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *