Kasek SDN Jipurapah 2 Sebut Guru Tak Masuk Satu Semester, Kasun Kedungdendeng Punya Penilaian Berbeda

Kasek SDN Jipurapah 2 Sebut Guru Tak Masuk Satu Semester, Kasun Kedungdendeng Punya Penilaian Berbeda
Disinilah Sekolah Dasar Negeri Jipurapah 2, Dusun Kedungdendeng, Desa Jipurapah, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang tempat guru Yogi mengajar sebelum diberhentikan oleh Pemerintah Daerah, Selasa (5/5/2026) siang. (Taufiqur Rachman)

Jombang, LINGKARWILIS.COM — Polemik pemberhentian seorang guru di SDN Jipurapah 2, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang, memunculkan perbedaan keterangan dari pihak sekolah dan lingkungan setempat.

Guru bernama Yogi Susilo, yang sebelumnya berpangkat golongan III/b, resmi diberhentikan melalui Surat Keputusan Bupati Jombang tertanggal 18 April 2026. Pemberhentian tersebut dikaitkan dengan dugaan pelanggaran disiplin, yakni tidak masuk kerja melebihi batas ketentuan.

bayar PBB Kota Kediri

Kepala SDN Jipurapah 2, Winarsih, membenarkan adanya ketidakhadiran yang cukup panjang. Ia menyebut, Yogi sempat tidak menjalankan tugas selama satu semester pada 2024 karena berstatus Pelaksana Tugas (Plt).

“Memang benar, selama satu semester itu tidak masuk. Bukti absensinya ada. Bahkan sempat diturunkan pangkatnya menjadi III/b karena tidak aktif dari Januari hingga Juni 2025,” ujarnya saat ditemui, Selasa (5/5/2026).

Baca juga : Harga Konsumen di Kota Kediri Melandai, April Terjadi Deflasi 0,12%

Menurutnya, Yogi sempat kembali aktif pada Juli hingga Agustus 2025. Namun, kehadirannya kembali tidak konsisten pada September, bahkan hanya tercatat masuk satu kali dalam rentang 10 hari. Setelah itu, hingga akhir 2025, tidak ada keterangan resmi terkait ketidakhadirannya.

Winarsih juga menyoroti dampak langsung terhadap proses belajar mengajar, khususnya bagi siswa kelas satu.

“Dampaknya besar, terutama kemampuan membaca dan berhitung siswa jadi tertinggal,” jelasnya.

Pihak sekolah, lanjutnya, telah melaporkan kondisi tersebut ke dinas terkait dan mengikuti proses pemeriksaan oleh BKPSDM. Ia juga mengaku masih menyimpan dokumen pendukung, termasuk absensi dan surat keterangan yang pernah diajukan.

Baca juga : Dinkes Kabupaten Kediri Maraton Vaksinasi untuk Cegah Campak pada Anak

Di sisi lain, keterangan berbeda disampaikan Kepala Dusun Kedungdendeng, Jihan Suprendi. Ia yang juga merupakan mantan murid Yogi menilai sosok guru tersebut dikenal disiplin dan jarang absen.

“Setahu saya, Pak Yogi itu orangnya baik dan tidak pernah bolos. Bahkan setengah tujuh sudah datang, meski kondisi jalan dulu masih rusak,” ungkapnya.

Jihan mengakui sempat tidak melihat Yogi mengajar dalam beberapa waktu karena sakit, namun menurutnya, setelah pulih, yang bersangkutan kembali aktif mengajar hingga awal 2026.

Ia juga menggambarkan Yogi sebagai pribadi yang ramah dan dekat dengan masyarakat.

“Orangnya supel, sering berinteraksi dengan warga. Banyak yang kaget dengan masalah ini,” tambahnya.

Perbedaan kesaksian ini menambah kompleksitas kasus yang kini menjadi perhatian publik. Di satu sisi, pihak sekolah mengacu pada data administratif dan absensi, sementara di sisi lain, masyarakat melihat rekam jejak personal yang berbeda.

Kasus ini menjadi sorotan, terutama terkait transparansi penegakan disiplin ASN di sektor pendidikan serta pentingnya kejelasan data dalam pengambilan keputusan administratif.***

Reporter : Taufiq Rachman

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ayahqqklik66klik66klik66ayahqqlonteqqklik66ayahqqhalubet76klik66klik66klik66klik66https://lingkarwilis.com/mail/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/albo-sindacale/https://www.medicallifesciences.org.uk/ckfiles/bandarqq/index.htmlhttps://kampungdigital.id/wp-includes/js/pkv-games/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/bandarqq/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/about/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/wp-includes/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/pkv/https://dutapendidikan.id/.private/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/dominoqq/https://ramanhospital.in/js/pkv-games/https://ramanhospital.in/js/bandarqq/https://ramanhospital.in/js/dominoqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/pkv-games/https://sunatrokifun.com/wp-includes/bandarqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/dominoqq/https://inl.co.id/themes/pkvgames/https://inl.co.id/themes/bandarqq/https://inl.co.id/themes/dominoqq/https://vyrclothing.com/https://umbi.edu/visit/https://newtonindonesia.co.id/pkv-games/https://newtonindonesia.co.id/bandarqq/https://newtonindonesia.co.id/dominoqq/https://dkpbuteng.com/dock/pkv-games/https://dkpbuteng.com/dock/bandarqq/https://dkpbuteng.com/dock/dominoqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/pkv/https://tamanzakat.org/wp-includes/bandarqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/dominoqq/https://rsiaadina.com/rs/pkv-games/https://rsiaadina.com/rs/bandarqq/https://rsiaadina.com/rs/dominoqq/https://cheersport.at/doc/pkv-games/SLOT4Dsitus toto