Kediri, LINGKARWILIS.COM — Upaya pencegahan penyakit Campak terus digencarkan di Kabupaten Kediri. Meski belum ditemukan kasus, Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri mengambil langkah antisipatif dengan mempercepat program imunisasi bagi anak-anak.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, Ahmad Khotib, menegaskan bahwa vaksinasi dilakukan secara maraton guna menekan potensi penyebaran penyakit menular tersebut.
“Imunisasi ini menjadi langkah penting agar anak-anak terlindungi dari risiko campak. Kami ingin memastikan tidak ada kasus yang muncul di wilayah Kabupaten Kediri,” ujarnya.
Baca juga : Sinergi Jadi Kunci, Sekda Kabupaten Kediri Tekankan Pendidikan dan Pembangunan Berkelanjutan
Berdasarkan data Dinkes, capaian vaksinasi tahap pertama untuk balita usia 12–15 bulan telah mencapai 1.467 anak. Sementara pada tahap kedua untuk kelompok usia 4–6 tahun, sebanyak 8.856 anak telah mendapatkan imunisasi.
Menurut Khotib, percepatan vaksinasi ini bertujuan memperkuat daya tahan tubuh anak, sekaligus mencegah munculnya potensi wabah di kemudian hari.
“Kami terus mengoptimalkan capaian ini agar seluruh balita yang belum mendapatkan imunisasi segera terlayani,” tambahnya.
Ia juga menekankan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya jangka panjang dalam mencetak generasi sehat menuju visi Indonesia Emas 2045.
Baca juga : Lompatan Karier Camat Pesantren Kota Kediri, Kini Naik Jadi Pembina
“Harapannya, anak-anak kita tumbuh sehat secara fisik, mental, dan spiritual, sehingga mampu menjadi generasi unggul di masa depan,” pungkasnya.***
Reporter : Bakti Wijayanto
Editor : Hadiyin






