KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Pendidikan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Digitalisasi Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Selasa (3/3), di Aula Ki Hajar Dewantara. Kegiatan ini bertujuan mendorong terciptanya pembelajaran yang lebih menarik, kreatif, dan selaras dengan perkembangan teknologi.
Bimtek mengangkat tema “Pembuatan Media Pembelajaran Animasi Berbasis Kecerdasan Artifisial (AI)” dan dijadwalkan berlangsung selama dua hari. Sebanyak 123 Taman Kanak-Kanak serta 122 Kelompok Bermain dan Satuan PAUD Sejenis se-Kota Kediri dilibatkan dalam kegiatan tersebut.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri, Mandung Sulaksono, menyampaikan bahwa transformasi digital menuntut tenaga pendidik untuk terus beradaptasi. Ia menuturkan, dukungan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi berupa Papan Interaktif Digital (PID) dan laptop dapat dimaksimalkan sebagai sarana pembelajaran interaktif bagi anak usia dini.
Menurutnya, pemanfaatan teknologi, termasuk kecerdasan artifisial, dapat menjadi terobosan dalam menciptakan suasana belajar yang lebih hidup dan responsif. Namun demikian, penggunaan perangkat digital tetap harus disertai pengawasan dan kebijakan dari pendidik.
Mandung menekankan pentingnya optimalisasi fasilitas yang telah tersedia guna mendukung proses belajar mengajar. Ia berharap melalui bimtek ini, guru PAUD mampu meningkatkan kompetensi dalam mengoperasikan perangkat interaktif sekaligus mengembangkan media animasi berbasis AI.
Setelah mengikuti pelatihan, para peserta diharapkan dapat langsung menerapkan keterampilan yang diperoleh di satuan pendidikan masing-masing. Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari TK Dharma Wanita Balowerti yang sebelumnya telah mengikuti pelatihan serupa.
Baca juga : Harga Snack Lebaran di Jalan Patimura Kediri Naik, Pedagang Keluhkan Ketersediaan Modal
Ia menambahkan, pendidikan anak usia dini memiliki peran strategis dalam membangun fondasi karakter, kognitif, dan sosial anak pada masa emas pertumbuhan. Dengan pendekatan pembelajaran yang menyenangkan, diharapkan anak-anak dapat mengikuti proses belajar dengan rasa nyaman dan antusias.***
Editor : Hadiyin





