Lamongan, LINGKARWILIS.COM – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Lamongan kembali menunjukkan kiprahnya sebagai salah satu madrasah unggulan di Jawa Timur. Tidak hanya menorehkan prestasi akademik, MAN 1 Lamongan juga menghadirkan suasana berbeda dalam acara pelepasan siswa kelas XII yang digelar pada Sabtu (9/5/2026).

Mengusung konsep Garden Party atau pesta kebun, kegiatan Pelepasan dan Penyerahan Kembali Siswa Tahun Ajaran 2025/2026 berlangsung di area terbuka hijau lingkungan madrasah. Nuansa santai dengan dekorasi estetik menciptakan atmosfer hangat yang mempererat kebersamaan antara siswa, wali murid, dan para guru.
Kepala MAN 1 Lamongan, Nur Endah Mahmudah, mengatakan konsep tersebut dipilih agar para siswa memiliki kenangan yang lebih membekas setelah menyelesaikan masa pendidikan di madrasah.
Baca juga : Razia Gabungan Lapas Kediri, Benda Tajam Rakitan Disita, Ini Infonya
“Pelepasan tahun ini kami buat lebih sederhana namun tetap berkesan bagi anak-anak. Ternyata suasananya menjadi lebih akrab dan komunikatif antara siswa, orang tua, serta para guru,” ujarnya.
Kemeriahan acara semakin terasa melalui berbagai penampilan kreatif yang dipersembahkan siswa kelas XII. Hubungan antara guru dan murid pun tampak semakin dekat dalam suasana penuh rasa syukur dan kekeluargaan.
Pada tahun ini, MAN 1 Lamongan melepas sebanyak 431 siswa. Di balik suasana bahagia tersebut, tersimpan kebanggaan atas capaian akademik para siswa. Sebanyak 56 siswa berhasil lolos ke Perguruan Tinggi Negeri melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Selain itu, 46 siswa lainnya diterima di sejumlah Universitas Islam Negeri lewat jalur SPAN-PTKIN.
Bagi siswa yang masih berjuang melalui jalur UTBK-SNBT, Nur Endah berpesan agar tetap optimistis dan tidak mudah menyerah dalam meraih cita-cita.
“Kesuksesan tidak diraih dengan mudah. Selalu ada proses, ujian, dan pengorbanan. Di mana pun berada, semua memiliki peluang untuk sukses,” pesannya.
Suasana haru memuncak saat para siswa secara serentak menghampiri orang tua mereka sambil menyerahkan setangkai bunga mawar. Momen tersebut merupakan inisiatif siswa sebagai bentuk penghormatan dan ungkapan terima kasih atas perjuangan orang tua selama mendampingi mereka.
Baca juga : Pemkot Kediri Serahkan Kendaraan Operasional untuk Koperasi Merah Putih, Perkuat Ekonomi Kerakyatan
Perwakilan siswa kelas XII, Agni, menyebut kelulusan bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal dari perjuangan baru.
“Banyak yang menganggap ini akhir masa sekolah, padahal justru awal dari perjalanan sesungguhnya,” katanya.
Sementara itu, Bella menuturkan bunga mawar yang diberikan menjadi simbol rasa bakti kepada orang tua.
“Setangkai mawar memang tidak akan mampu membalas seluruh jasa orang tua, tetapi ini menjadi bentuk terima kasih tulus dari kami,” ucapnya.
Keceriaan pesta kebun pun berubah menjadi suasana penuh haru. Tangis bahagia orang tua dan guru pecah saat menyaksikan para siswa yang kini siap melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. MAN 1 Lamongan tidak hanya melahirkan lulusan berprestasi secara akademik, tetapi juga generasi yang memiliki karakter dan rasa hormat kepada orang tua.***
Reporter: Suprapto





