Tulungagung, LINGKARWILIS.COM – Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, aktivitas di Pasar Hewan Terpadu (PHT) Tulungagung semakin ramai. Tidak hanya transaksi jual beli hewan ternak yang meningkat, jasa salon sapi pun kebanjiran pesanan dari para pedagang maupun pemilik ternak.
Tradisi mempercantik sapi sebelum dijual kembali marak dilakukan di PHT Tulungagung, terutama saat mendekati Idul Adha dan hari pasaran. Para pedagang memanfaatkan jasa salon sapi agar hewan ternaknya tampak lebih bersih, menarik, dan memiliki nilai jual lebih tinggi di mata calon pembeli.
Salah satu penyedia jasa salon sapi asal Desa Kalangbret, Kecamatan Kauman, Tulungagung, Riyan (33), mengaku telah menjalankan usaha tersebut selama sekitar delapan tahun bersama keluarga dan kerabatnya.
“Salon sapi ini usaha jasa membersihkan kuku dan tanduk sapi. Kalau ada yang order, nanti sapinya kami bersihkan supaya terlihat lebih menarik,” ujar Riyan, Minggu (24/5/2026).
Baca juga : Turnamen Domino Pelajar SIWO Kediri Raya Ubah Stigma, Bidik Porprov 2027
Menurutnya, proses perawatan sapi dilakukan menggunakan peralatan sederhana seperti palu, tatah, arit kecil, dan kikir. Alat-alat tersebut digunakan untuk membersihkan serta merapikan kuku maupun tanduk sapi.
“Kalau memotong kuku awalnya pakai tatah, lalu dihaluskan menggunakan kikir. Untuk tanduk biasanya dibersihkan dulu pakai arit kecil sebelum dikikir,” jelasnya.
Dalam sehari, Riyan bersama keluarganya mampu menangani hingga lima ekor sapi. Untuk jasa potong kuku, ia mematok tarif Rp50 ribu per ekor sapi. Sedangkan perawatan tanduk dikenakan biaya tambahan.
“Kalau lengkap dengan perawatan tanduk, sehari bisa dapat lebih dari Rp300 ribu,” ungkapnya.
Ramainya permintaan jasa salon sapi ini menjadi berkah tersendiri bagi warga yang menekuni usaha musiman tersebut. Selain membantu mempercantik hewan kurban, layanan ini juga menjadi peluang ekonomi menjelang Idul Adha.***
Reporter : Mochammad Sholeh Sirri
Editor : Hadiyin

