Blitar, LINGKARWILIS.COM – Kabar duka datang dari Tanah Suci. Dua jamaah haji asal Kabupaten Blitar dilaporkan meninggal dunia saat menjalankan ibadah haji di Makkah, Arab Saudi.
Kedua jamaah tersebut adalah Komarodin Kusni (85), warga Dusun Wonorejo, Desa Slemanan, Kecamatan Udanawu, serta Muhadi Saderi (85), warga Dusun Plosokembang, Desa Pikatan, Kecamatan Wonodadi. Keduanya tergabung dalam Kloter 107 SUB yang merupakan rombongan jamaah haji asal Kabupaten Blitar.
Ketua Kloter 107 SUB, Jamil Mashadi, mengatakan kedua jamaah wafat pada Sabtu (30/5/2026) waktu setempat. Sebelum meninggal dunia, keduanya sempat mengalami penurunan kondisi kesehatan setelah mengeluhkan badan kurang fit saat berada di hotel tempat menginap.
“Iya, ada dua jamaah asal Kabupaten Blitar yang meninggal dunia di Tanah Suci. Sebelumnya mereka sudah mengikuti seluruh rangkaian ibadah yang dijadwalkan,” ujar Jamil, Senin (1/6/2026).
Baca juga : Kirab Pusaka dan Pawai Lampion Meriahkan Pembukaan Grebeg Pancasila Kota Blitar
Menurutnya, faktor usia menjadi salah satu penyebab menurunnya kondisi kesehatan kedua jamaah tersebut. Selama proses keberangkatan hingga berada di Arab Saudi, kondisi keduanya juga terus mendapatkan pemantauan dari petugas kesehatan haji.
Meski demikian, selama berada di Makkah mereka tetap mampu menjalankan ibadah dengan baik, termasuk menunaikan salah satu rukun haji, yakni wukuf di Arafah.
“Keduanya telah melaksanakan wukuf di Arafah dan menjalankan ibadah haji dengan lancar. Semoga seluruh amal ibadah beliau diterima Allah SWT dan memperoleh husnul khatimah,” katanya.
Setelah menerima laporan wafatnya kedua jamaah, petugas haji segera menyampaikan informasi tersebut kepada keluarga yang berada di Kabupaten Blitar. Sesuai ketentuan yang berlaku bagi jamaah haji yang meninggal dunia di Tanah Suci, keduanya dimakamkan di Arab Saudi.
Baca juga : Polres Blitar Dampingi Warga Optimalkan Lahan untuk Dukung Swasembada Pangan
Peristiwa ini menambah daftar jamaah haji Indonesia yang wafat saat menjalankan ibadah di Tanah Suci. Pemerintah dan petugas haji terus memberikan pendampingan kepada keluarga yang ditinggalkan serta memastikan seluruh hak jamaah terpenuhi sesuai prosedur yang berlaku.***
Reporter : Aziz Wahyudi
Editor : Hadiyin





