Kediri, LINGKARWILIS.COM – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kediri bergerak cepat pascakebakaran yang melanda Puskesmas Tiron. Untuk memastikan layanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan, seluruh pelayanan sementara dialihkan ke Puskesmas Pembantu (Pustu) Tiron.
Langkah tersebut dilakukan agar warga yang selama ini mengakses layanan kesehatan di Puskesmas Tiron tetap dapat memperoleh pelayanan medis tanpa hambatan. Keberadaan Pustu Tiron diharapkan mampu menjadi solusi sementara selama proses penanganan pascakebakaran berlangsung.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, dr. Ahmad Khatib, menjelaskan bahwa bangunan Puskesmas Tiron saat ini belum memungkinkan untuk digunakan karena mengalami kerusakan cukup parah akibat kebakaran. Selain bangunan, sejumlah fasilitas dan sarana penunjang pelayanan juga ikut terdampak.
Baca juga : Penutupan Jembatan Kaliombo Selama Tujuh Bulan, Satlantas Kediri Kota Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
“Untuk sementara pelayanan kesehatan dipusatkan di Pustu Tiron karena kondisi Puskesmas Tiron belum dapat difungsikan. Kami masih menunggu perkembangan lebih lanjut setelah dilakukan peninjauan lapangan,” ujar dr. Ahmad Khatib.
Ia menambahkan, tim dari Dinkes Kabupaten Kediri telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi guna menginventarisasi tingkat kerusakan serta kebutuhan penanganan berikutnya. Keputusan terkait renovasi maupun pembangunan kembali fasilitas tersebut masih menunggu arahan dari Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana.
Sebelumnya, kebakaran terjadi di Puskesmas Tiron yang berada di Desa Tiron, Kecamatan Banyakan, pada Senin (1/6) dini hari. Api diduga berasal dari korsleting listrik pada sebuah lemari pendingin sebelum kemudian membesar dan melalap sebagian besar bangunan.
Baca juga : Komisi D DPRD Jatim Dorong Keselamatan Perlintasan Kereta Api di Kabupaten Kediri
Peristiwa itu tidak menimbulkan korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp1 miliar.***
Reporter: Bakti Wijayanto
Editor: Hadiyin





