Kediri, LINGKARWILIS.COM β Sebuah rumah milik Sutoyo, warga Dusun Jambean, Desa Jambean, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri, dilalap api saat dalam kondisi kosong pada Senin (13/7/2026) pagi. Kebakaran diduga bermula dari bagian atap gudang sebelum api menjalar ke bangunan utama rumah hingga menghanguskan sebagian besar isi bangunan.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut karena rumah sedang tidak berpenghuni saat kebakaran terjadi. Meski demikian, kerugian akibat insiden itu diperkirakan mencapai sekitar Rp250 juta.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kediri, Khaleb Untung Satrio Wicaksono, mengatakan kebakaran pertama kali diketahui warga sekitar setelah melihat kobaran api muncul di area gudang. Api kemudian dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan rumah.
Warga sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun karena kobaran api semakin besar, mereka segera menghubungi Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) Ngadiluwih untuk meminta bantuan.
Baca juga :Β MPLS di Kabupaten Kediri Berlangsung Tiga Hari, Disdik Tegaskan Tanpa Perpeloncoan
“Saat api membesar dan membakar rumah, kondisi rumah sedang kosong atau tidak berpenghuni. Warga kemudian menghubungi Damkar Pos Ngadiluwih. Petugas datang dengan satu unit mobil pemadam berkapasitas 5.000 liter dan lima personel. Dalam waktu sekitar satu jam, api berhasil dipadamkan,” ujar Khaleb.
Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian.
Khaleb juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat meninggalkan rumah dalam keadaan kosong. Menurutnya, sebelum bepergian, pemilik rumah sebaiknya memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman, kompor telah dimatikan, serta bila memungkinkan ada seseorang yang mengawasi rumah untuk mengurangi risiko terjadinya kebakaran.***
Reporter : Bakti Wijayanto
Editor : Hadiyin





