Dua Tahun Berturut-turut Tanpa Siswa Baru, SDN Nailan Ponorogo Kian Sepi Peminat

Dua Tahun Berturut-turut Tanpa Siswa Baru, SDN Nailan Ponorogo Kian Sepi Peminat
SDN 1 Nailan Kecamatan Balong yang tahun (SOny)

Ponorogo, LINGKARWILIS.COM – SD Negeri Nailan yang berada di Desa Nailan, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo, kembali tidak memperoleh peserta didik baru pada tahun ajaran 2026/2027. Kondisi ini menjadi tahun kedua secara berturut-turut sekolah tersebut tidak menerima siswa baru.

Pada hari pertama masuk sekolah, Senin (13/7/2026), suasana di SDN Nailan tampak sepi. Ruang kelas 1 yang semestinya ditempati murid baru terlihat kosong. Seluruh meja dan kursi belajar tersusun rapi tanpa aktivitas belajar dari peserta didik.

Kepala Desa Nailan, Nurhadi, mengungkapkan bahwa minimnya jumlah pendaftar dipengaruhi banyaknya sekolah dasar di sekitar wilayah desa. Menurutnya, SDN Nailan harus bersaing dengan sejumlah lembaga pendidikan lain, termasuk sekolah yang memiliki kurikulum berbasis keagamaan dan menjadi pilihan utama sebagian besar masyarakat.

“SD ini bisa dibilang terkepung. Di sekitar sini ada SD milik Pondok Gontor, kemudian MIN. Warga di selatan banyak memilih sekolah di Gundik, sebelah utara ke Singkil, barat ke MIN, sedangkan timur ke Pondok Modern Arrisalah,” ujar Nurhadi.

Baca juga :Β PKB Ponorogo Mulai Konsolidasi Internal, Bidik Tambahan Kursi DPRD pada Pemilu 2029

Ia menjelaskan, pemerintah desa bersama pihak sekolah telah berupaya meningkatkan jumlah peserta didik dengan mengajak lulusan kelompok bermain (playgroup) dan taman kanak-kanak di wilayah setempat untuk melanjutkan pendidikan di SDN Nailan.

Meski demikian, langkah tersebut belum membuahkan hasil. Selain jumlah lulusan TK yang relatif sedikit, banyak orang tua kini lebih memilih menyekolahkan anaknya di lembaga yang menawarkan pendidikan agama sebagai bagian dari kurikulumnya.

“Kami sudah mengumpulkan wali murid untuk mencari penyebabnya. Kesimpulannya, sekarang masyarakat lebih memilih sekolah yang memiliki muatan pendidikan keagamaan,” katanya.

Tidak adanya siswa baru selama dua tahun terakhir membuat jumlah peserta didik di SDN Nailan terus berkurang. Saat ini sekolah tersebut hanya memiliki 13 siswa, terdiri atas tiga siswa kelas 3, satu siswa kelas 4, dua siswa kelas 5, dan tujuh siswa kelas 6. Sementara itu, kelas 1 dan kelas 2 tidak memiliki peserta didik sama sekali.

Baca juga :Β Pemkot Kediri Beri Waktu Sepekan, PKL dan Parkir Liar di Taman Sekartaji Akan Ditertibkan

Hingga berita ini ditulis, pihak SDN Nailan belum memberikan keterangan resmi terkait kondisi minimnya jumlah siswa di sekolah tersebut saat dikonfirmasi.***

Reporter : Sony Prasetyo

Editor :Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *