Batu, LINGKARWILIS.COM – Pemerintah Kota Batu kembali menorehkan prestasi dalam pengelolaan keuangan daerah dengan mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025. Penghargaan tersebut menjadi raihan ke-11 secara beruntun yang berhasil dicapai Kota Batu.
Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI diserahkan pada akhir Mei 2026 dan diterima langsung oleh Plt Wali Kota Batu, Heli Suyanto, bersama Ketua DPRD Kota Batu di Kantor Perwakilan BPK RI Provinsi Jawa Timur.
Capaian tersebut menjadi indikator bahwa pengelolaan serta penyajian laporan keuangan yang dilakukan Pemerintah Kota Batu telah memenuhi standar akuntansi pemerintahan dan ketentuan yang berlaku secara nasional.
Baca juga : Pemkot Kediri Tegaskan Portal RT 29 Mojoroto Sah, Warga dan Pemerintah Sepakat Pertahankan untuk Keamanan
Plt Wali Kota Batu Heli Suyanto menyampaikan apresiasi kepada seluruh perangkat daerah, aparatur pemerintah, serta berbagai pihak yang turut berkontribusi dalam mempertahankan prestasi tersebut. Menurutnya, keberhasilan meraih opini WTP selama sebelas tahun berturut-turut merupakan hasil kerja bersama yang dibangun melalui disiplin, integritas, dan komitmen terhadap tata kelola pemerintahan yang baik.
“Prestasi ini merupakan buah kerja kolektif seluruh jajaran Pemerintah Kota Batu dalam mewujudkan pengelolaan keuangan yang transparan, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya, Rabu (3/6/2026).
Pria yang akrab disapa Mas Heli itu menegaskan, pencapaian tersebut tidak boleh hanya menjadi kebanggaan administratif semata. Sebaliknya, opini WTP harus menjadi pemicu untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memastikan penggunaan anggaran daerah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Menurutnya, setiap program pembangunan yang didanai APBD harus mampu mendukung peningkatan kesejahteraan warga sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.
Opini WTP diberikan BPK berdasarkan sejumlah indikator utama, meliputi kesesuaian laporan keuangan dengan standar akuntansi pemerintahan, kecukupan pengungkapan informasi, kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku, serta efektivitas sistem pengendalian internal.
Baca juga : OJK Dorong Penguatan BPR dan BPRS, Kinerja Industri di Kediri Tumbuh Positif
Dalam penilaiannya, Pemerintah Kota Batu dinilai mampu memenuhi seluruh aspek tersebut dengan baik, termasuk terus melakukan pembenahan dalam pengelolaan aset daerah dan sistem administrasi keuangan.
Ke depan, Pemkot Batu berkomitmen memperkuat tata kelola keuangan melalui berbagai inovasi, termasuk pengembangan sistem digital yang diharapkan mampu meningkatkan efisiensi sekaligus meminimalkan potensi penyimpangan anggaran.
Selain itu, sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD akan terus diperkuat guna memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan sejalan dengan visi mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan kemandirian fiskal daerah.
Dengan capaian WTP ke-11 secara berturut-turut ini, Kota Batu kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu daerah yang konsisten menjaga kualitas pengelolaan keuangan publik secara profesional dan berkelanjutan.***
Reporter : Arief Pabowo
editor : Hadiyin





