KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri mulai menyiapkan berbagai sarana dan prasarana untuk mengantisipasi dampak musim kemarau yang diperkirakan berlangsung hingga Oktober 2026. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menyiagakan truk tangki air dan tandon air guna memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah yang berpotensi mengalami kekurangan air bersih.
Kepala BPBD Kabupaten Kediri, Stefanus Joko Sukrisno, mengatakan sejumlah daerah yang selama ini rawan terdampak kekeringan menjadi fokus perhatian pihaknya. BPBD telah memetakan beberapa wilayah yang berisiko mengalami krisis air bersih saat kemarau berlangsung.
“Daerah-daerah yang kerap mengalami kekurangan air bersih tetap menjadi prioritas penanganan kami. Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah desa maupun Forkopimcam untuk memantau kondisi di lapangan,” ujarnya.
Baca juga : Dishub Kota Kediri Uji Coba Parkir Satu Sisi di Jalan Stasiun, Fokus Ciptakan Lalu Lintas Lebih Tertib
Beberapa kawasan yang masuk dalam pemantauan BPBD antara lain berada di Kecamatan Plosoklaten, Mojo, Semen, Banyakan, Grogol, serta sejumlah wilayah lainnya yang memiliki kerentanan serupa saat musim kemarau.
Untuk mendukung upaya penanganan, BPBD telah menyiapkan truk tangki berkapasitas 5.000 liter yang sewaktu-waktu dapat dikerahkan apabila terdapat laporan kebutuhan air bersih dari masyarakat.
Distribusi bantuan air akan dilakukan berdasarkan permintaan resmi dari pemerintah desa dan disesuaikan dengan jumlah warga yang membutuhkan.
“Kami siap menyalurkan bantuan air bersih apabila ada laporan dari pemerintah desa. Jumlah distribusi akan menyesuaikan kebutuhan masyarakat di lokasi terdampak,” jelas Joko.
Ia menambahkan, seluruh peralatan pendukung saat ini telah disiagakan di Posko BPBD Kabupaten Kediri. Dengan kesiapan tersebut, BPBD berharap dapat merespons kebutuhan masyarakat secara cepat apabila terjadi kekeringan maupun krisis air bersih selama musim kemarau.
“Seluruh sarana dan prasarana sudah kami siapkan. BPBD siap memberikan pelayanan dan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya.***
Reporter: Bakti Wijayanto
Editor : Hadiyin





