Kediri, LINGKARWILIS.COM – Destinasi wisata di Kabupaten Kediri mencatat lonjakan kunjungan selama masa libur panjang yang berlangsung pada 27 Mei hingga 1 Juni 2026. Berdasarkan data Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Kediri, total kunjungan wisatawan mencapai 38.198 orang, baik dari dalam negeri maupun mancanegara.
Kepala Disparbud Kabupaten Kediri, Mustika Prayitno Adi, mengatakan tingginya jumlah kunjungan tersebut menunjukkan daya tarik sektor pariwisata Kabupaten Kediri yang terus meningkat dan semakin dikenal oleh masyarakat luas.
Menurutnya, kawasan wisata Simpang Lima Gumul (SLG) masih menjadi destinasi favorit wisatawan dengan jumlah kunjungan mencapai 16.659 orang selama periode liburan tersebut.
Baca juga : Dishub Kota Kediri Uji Coba Parkir Satu Sisi di Jalan Stasiun, Fokus Ciptakan Lalu Lintas Lebih Tertib
Selain itu, objek wisata Air Terjun Ironggolo dan Dolo di Kecamatan Mojo juga mencatat kunjungan yang cukup tinggi, yakni sebanyak 3.956 wisatawan.
Sementara itu, kawasan wisata Gunung Kelud dikunjungi 3.620 wisatawan, termasuk enam wisatawan mancanegara yang berasal dari Lituania, Belgia, Swedia, China, Amerika Serikat, dan Jerman.
“Adanya kunjungan wisatawan asing menjadi bukti bahwa destinasi wisata di Kabupaten Kediri mulai dikenal lebih luas hingga ke tingkat internasional,” ujar Mustika.
Tak hanya wisata alam dan ikon daerah, sejumlah destinasi wisata berbasis desa juga menunjukkan tren kunjungan yang positif. Wisata Gronjong Wariti atau Desa Wisata (Dewi) Mejono di Kecamatan Plemahan mencatat sebanyak 8.513 pengunjung.
Sedangkan Desa Wisata (Dewi) Siman di Kecamatan Kepung menerima kunjungan sebanyak 5.450 wisatawan selama periode yang sama.
Mustika menilai capaian tersebut menjadi indikator bahwa wisata pedesaan memiliki potensi besar untuk berkembang dan mampu menjadi salah satu penopang sektor pariwisata daerah.
Baca juga : KONI Kabupaten Kediri Apresiasi Pemkab atas Pemberian Beasiswa bagi Pelajar Berprestasi di Bidang Olahraga
Ke depan, Disparbud Kabupaten Kediri berkomitmen terus melakukan penataan dan pengembangan berbagai destinasi wisata yang dikelola pemerintah daerah guna meningkatkan daya tarik wisatawan sekaligus mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Kami akan terus melakukan pembenahan dan pengembangan destinasi wisata agar kunjungan wisatawan terus meningkat dari tahun ke tahun. Kami juga berharap pengelola wisata desa terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan untuk menyambut wisatawan,” pungkasnya.***
Reporter: Bakti Wijayanto
Editor : Hadiyin





