KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Semarak peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah terasa di Kelurahan Ngadirejo, Kecamatan Kota, Kota Kediri. Ratusan warga memadati jalannya Kirab Ta’aruf yang digelar pada Senin (16/6/2026), sebagai bentuk pelestarian tradisi sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat.
Kegiatan tersebut dihadiri Camat Kota Agus Suhariyanto, Lurah Ngadirejo Heru Sugiarto, anggota DPRD Kota Kediri Fraksi PKB Afif Fahrudin, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen warga dan pemuda setempat.
Kirab dimulai dengan arak-arakan yang menyusuri sejumlah ruas jalan di wilayah Kelurahan Ngadirejo. Rombongan kemudian berakhir di kawasan makam Ngadirejo, tempat digelarnya doa bersama dan kenduri sebagai ungkapan rasa syukur serta harapan akan keselamatan dan kesejahteraan masyarakat di tahun yang baru.
Bca juga : Kloter 112 Jamaah Haji Kabupaten Kediri Dijadwalkan Tiba 30 Juni 2026 Malam
Salah satu momen yang paling dinantikan warga adalah perebutan hasil bumi yang dibawa dalam kirab. Gunungan hasil pertanian dan aneka bahan pangan yang disusun di depan KKM Kelurahan Ngadirejo langsung diserbu masyarakat karena dipercaya membawa berkah dan menjadi simbol kemakmuran.
Lurah Ngadirejo Heru Sugiarto mengatakan, Kirab Ta’aruf 1 Muharam bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi sarana memperkuat tali silaturahmi sekaligus menjaga tradisi budaya yang telah diwariskan para leluhur.
“Melalui kegiatan ini kami ingin mempererat persatuan warga sekaligus melestarikan nilai-nilai budaya yang menjadi identitas masyarakat Ngadirejo,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Kota Agus Suhariyanto memberikan apresiasi atas tingginya partisipasi masyarakat dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, tradisi seperti Kirab Ta’aruf memiliki peran penting dalam menjaga kerukunan sekaligus memperkenalkan budaya lokal kepada generasi muda.
Baca juga : Warga Tak Perlu Panic Buying, Stok Beras Bulog Kediri 98.806 Ton Cukup hingga 14 Bulan
“Kegiatan seperti ini patut dipertahankan dan dikembangkan sebagai agenda tahunan. Selain memperkuat silaturahmi antarwarga, juga menjadi upaya melestarikan kearifan lokal yang dimiliki masyarakat,” katanya.
Dengan suasana yang penuh kebersamaan dan antusiasme warga, Kirab Ta’aruf 1 Muharam di Kelurahan Ngadirejo kembali menjadi tradisi yang memperkuat nilai religius, budaya, dan gotong royong di tengah masyarakat.***
Reporter: Agus Sulistyo Budi
Editor: Hadiyin





