Monyet Liar Turun ke Telaga Ngebel, BBKSDA Imbau Warga dan Wisatawan Tidak Memberi Pakan

Monyet Liar Turun ke Telaga Ngebel, BBKSDA Imbau Warga dan Wisatawan Tidak Memberi Pakan
Kawanan monyet ekor panjang turun ke kawasan sekitar pasar Ngebel (SOny)

Ponorogo, LINGKARWILIS.COM – Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk tidak memberikan makanan kepada kawanan monyet ekor panjang yang belakangan sering terlihat di kawasan Telaga Ngebel, Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo. Kebiasaan tersebut dikhawatirkan membuat satwa liar bergantung pada manusia dan semakin sering memasuki kawasan permukiman.

Kepala Seksi KSDA Wilayah II BBKSDA Jawa Timur, Gatot Kuncoro Edy, menjelaskan bahwa kemunculan kawanan monyet di sekitar Telaga Ngebel merupakan fenomena yang hampir selalu terjadi saat musim kemarau.

Menurutnya, berkurangnya ketersediaan pakan alami di kawasan hutan lereng Gunung Wilis mendorong monyet turun untuk mencari makanan di sekitar kawasan wisata hingga pasar.

Baca juga :Β Empat SD Negeri di Ponorogo Tak Dapat Murid Baru, Pemkab Pertimbangkan Regrouping Sekolah

“Fenomena ini hampir terjadi setiap musim kemarau. Karena itu masyarakat kami imbau tidak memberikan makanan agar satwa liar tersebut tidak terbiasa bergantung kepada manusia,” ujar Gatot.

Sebagai langkah antisipasi, BBKSDA Jawa Timur telah menurunkan petugas ke Telaga Ngebel untuk melakukan pemantauan sekaligus memberikan edukasi kepada pedagang, pengunjung, dan warga sekitar mengenai pentingnya menjaga jarak dengan satwa liar.

Gatot memastikan monyet yang kerap terlihat di kawasan tersebut merupakan spesies monyet ekor panjang yang memang hidup di habitat alami kawasan hutan Gunung Wilis. Menurutnya, kemunculan mereka di sekitar permukiman dipicu oleh terbatasnya sumber pakan selama musim kemarau.

“Pada musim kemarau, makanan di dalam hutan berkurang sehingga kawanan monyet turun mencari makan hingga ke kawasan Pasar Ngebel,” jelasnya.

Baca juga :Β Peringati Hari Anak Nasional, Kapolres Kediri Kota Pentaskan Wayang Edukatif di Mapolsek Kediri Kota

Meski demikian, hingga saat ini BBKSDA Jawa Timur belum menerima laporan mengenai adanya serangan monyet terhadap warga maupun wisatawan. Kendati begitu, masyarakat tetap diminta untuk tidak mendekati, mengganggu, ataupun memberi makan satwa liar demi menjaga keselamatan bersama.

“Belum ada laporan monyet menyerang warga. Namun kami tetap mengimbau masyarakat agar tidak mendekati maupun mengganggu kawanan monyet demi keselamatan bersama,” pungkasnya.***

Reporter : Sony Prasetyo

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *