Blitar, LINGKARWILIS.COM β Memasuki puncak musim kemarau, ratusan kepala keluarga (KK) di wilayah Blitar selatan mulai mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Salah satu daerah terdampak berada di Desa Tugurejo, Kecamatan Wates, Kabupaten Blitar.
Wilayah yang berbatasan dengan Kabupaten Malang tersebut mulai mengalami kekeringan akibat sumur-sumur warga yang selama ini menjadi sumber kebutuhan air sehari-hari mulai mengering. Menyikapi kondisi itu, pemerintah desa bersama pihak kecamatan mengajukan permohonan bantuan distribusi air bersih kepada Pemerintah Kabupaten Blitar.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Blitar, Wahyudi, mengatakan pihaknya langsung menindaklanjuti permohonan tersebut dengan mengirimkan bantuan air bersih ke lokasi terdampak.
“Begitu ada permintaan dan laporan kekurangan air bersih, kami langsung bergerak menyalurkan bantuan. Ini merupakan bentuk kesiapsiagaan BPBD dalam menghadapi musim kemarau,” kata Wahyudi, Jumat (24/7/2026).
Baca juga :Β Hari Jadi Kota Kediri ke-1147, Sebanyak 53 Pasangan Ikuti Nikah Massal di Dalam Mobil Volkswagen
Ia menjelaskan, salah satu wilayah yang menjadi prioritas distribusi air bersih adalah Desa Tugurejo, tepatnya di Dusun Bejirejo dan Dusun Wonosari. Kedua dusun tersebut hampir setiap tahun mengalami kesulitan air bersih saat musim kemarau mencapai puncaknya.
Di Dusun Bejirejo, bantuan air bersih disalurkan kepada warga di RT 20 RW 04 serta RT 22, RT 23, RT 24, dan RT 25 RW 05. Sebanyak 94 kepala keluarga atau 289 jiwa menjadi penerima manfaat.
Sementara itu, di Dusun Wonosari, distribusi air bersih menjangkau warga RT 27, RT 28, RT 29, dan RT 30 RW 06 dengan total 175 kepala keluarga atau 569 jiwa.
Untuk memenuhi kebutuhan warga, BPBD Kabupaten Blitar menyalurkan sekitar 12 ribu liter air bersih menggunakan dua unit truk tangki.
“Kami mendistribusikan air bersih menggunakan dua truk tangki, kemudian disalurkan melalui tempat-tempat penampungan air yang ada di masing-masing dusun,” jelas Wahyudi.
Baca juga :Β Satlantas Polres Kediri Raih Penghargaan Polda Jatim sebagai Penginput Data E-Turjawali Teraktif
BPBD Kabupaten Blitar memastikan akan terus memantau perkembangan dampak musim kemarau dan siap menyalurkan bantuan air bersih ke wilayah lain yang mengalami kekeringan apabila dibutuhkan.***
Reporter : Aziz Wahyudi
Editor : Hadiyin





