Dirut SGN Monitoring PG Meritjan Kediri, Kawal Target Musim Giling 2026

Dirut SGN Monitoring PG Meritjan Kediri, Kawal Target Musim Giling 2026
Dirut SGN Monitoring PG Meritjan Kediri, Kawal Target Musim Giling 2026 (Ist)

Kediri, LINGKARWILIS.COM – Direktur Utama PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) Mahmudi melakukan monitoring operasional dan evaluasi musim giling 2026 di PG Meritjan, Kediri, Selasa (8/9/2026).

Kegiatan tersebut juga diisi dengan coffee morning bersama jajaran manajemen pabrik gula. Monitoring dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan operasional sekaligus mengevaluasi capaian maupun kendala yang muncul selama proses produksi berlangsung.

Rangkaian kegiatan diawali dengan salat Subuh berjamaah dan doa bersama. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan melalui coffee morning dan peninjauan operasional di lingkungan PG Meritjan.

“Ya, kebetulan saat ini PG Meritjan menjadi tuan rumah kegiatan monitoring operasional dan evaluasi giling,” ujar Mahmudi.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Regional Head II Wayan Mei Purwono, Koordinator Wilayah Jatim 1 Sugondo, serta seluruh General Manager (GM) pabrik gula yang berada di wilayah Dhoho.

Mahmudi menjelaskan, kegiatan coffee morning dan monitoring bukan sekadar agenda rutin perusahaan. Menurutnya, forum tersebut menjadi sarana untuk memperkuat koordinasi dan komunikasi antarpimpinan maupun jajaran internal SGN.

Baca juga : Tampil Nyentrik di Kediri Run 2026, Sigit Novianto Sabet The Best Costume I

Melalui pertemuan tersebut, manajemen membahas perkembangan musim giling sekaligus merumuskan sejumlah langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas.

“Coffee morning ini menjadi wadah koordinasi bersama. Kita melihat bagaimana kondisi operasional di lapangan, mengevaluasi capaian, serta membahas langkah-langkah yang diperlukan agar proses giling dapat berjalan dengan baik,” jelasnya.

Ia menegaskan, peningkatan produktivitas tidak hanya ditentukan oleh performa pabrik. Kesiapan bahan baku tebu dari sisi kebun juga menjadi faktor penting yang harus terus dikawal.

Karena itu, SGN mendorong penguatan sinergi antara sektor hulu dan hilir. Pengelolaan kebun, ketersediaan serta kualitas tebu, proses penerimaan bahan baku hingga pengolahan di pabrik harus berjalan secara terpadu.

“Yang kita kawal bukan hanya proses di pabrik, tetapi dari hulu sampai hilir. Kesiapan kebun dan kelancaran proses produksi di pabrik harus sama-sama optimal,” kata Mahmudi.

Menurutnya, monitoring langsung di lapangan diperlukan untuk memastikan target yang telah ditetapkan dapat direalisasikan. Selain mengevaluasi pencapaian, jajaran manajemen juga dapat mengetahui berbagai aspek yang masih perlu dibenahi selama sisa musim giling.

Baca juga : AKP Fauzan Zikra Jabat Kasat Lantas Polres Kediri, Gantikan AKP Mega Satriatama

PG Meritjan merupakan salah satu pabrik gula dalam wilayah operasional Dhoho yang terus didorong untuk mempertahankan performanya selama musim giling 2026.

Sementara itu, General Manager PG Meritjan Tites Agung Priyono mengatakan pihaknya berkomitmen menjaga kelancaran operasional pabrik hingga musim giling selesai.

Ia menyebut kegiatan monitoring dan koordinasi yang dilakukan manajemen SGN memiliki peran penting dalam menjaga ritme produksi sekaligus memberikan evaluasi terhadap pelaksanaan giling di lapangan.

Tites menegaskan seluruh jajaran PG Meritjan akan terus memastikan kesiapan sumber daya manusia, peralatan, serta proses produksi agar operasional berjalan optimal.

“PG Meritjan terus menunjukkan tren positif dalam pelaksanaan giling 2026. Kami optimis di sisa hari giling ini bisa berjalan lancar sesuai target yang dicanangkan,” ungkap Tites.***

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *