Tagihan Listrik PJU Tulungagung Turun Rp1,8 Miliar, Meterisasi dan Lampu LED Jadi Kunci Penghematan

Tagihan Listrik PJU Tulungagung Turun Rp1,8 Miliar, Meterisasi dan Lampu LED Jadi Kunci Penghematan
Petugas Dishub Tulungagung dan PLN saat melakukan pemetaan lokasi PJU non meter di Tulungagung (isal)

Tulungagung, LINGKARWILIS.COM – Pemerintah Kabupaten Tulungagung berhasil menekan pengeluaran untuk tagihan listrik Penerangan Jalan Umum (PJU) hingga mencapai Rp1,8 miliar selama enam bulan pertama tahun 2026. Penghematan tersebut merupakan hasil dari program meterisasi jaringan PJU serta penggantian lampu konvensional dengan lampu LED hemat energi.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Tulungagung, Panji Putranto, mengatakan sebelumnya tagihan listrik PJU mencapai sekitar Rp2,3 miliar setiap bulan. Dengan nominal tersebut, kebutuhan anggaran dalam satu tahun dapat menembus Rp27,6 miliar.

Menurutnya, tingginya tagihan dipengaruhi masih banyaknya jaringan PJU yang belum menggunakan meter (nonmeter) sehingga konsumsi listrik tidak tercatat secara akurat. Selain itu, sebagian besar lampu yang digunakan masih berjenis SON-T dengan daya listrik yang relatif besar.

“Selain masih banyak PJU nonmeter, tingginya tagihan juga dipengaruhi penggunaan lampu SON-T yang membutuhkan daya listrik cukup besar,” ujar Panji, Minggu (26/7/2026).

Baca juga : Anggota DPRD Kota Kediri Mistiani Ulang Tahun, Dirayakan dengan Doa Bersama dan Hiburan Rakyat, Ini Infonya

Sejak November 2025, Dishub Tulungagung bersama PLN mulai melakukan meterisasi pada jaringan PJU nonmeter untuk meningkatkan akurasi pencatatan konsumsi listrik sekaligus mencegah potensi kebocoran penggunaan energi.

Di saat yang sama, pemerintah juga mengganti lampu PJU jenis SON-T berdaya 300 watt dengan lampu LED yang hanya membutuhkan daya sekitar 60 watt.

“Kami bersama PLN terus melakukan meterisasi pada PJU yang masih nonmeter. Selain itu, penggantian lampu SON-T menjadi LED juga terbukti efektif menurunkan tagihan listrik,” jelasnya.

Panji mengungkapkan, langkah tersebut mampu menekan biaya listrik PJU sekitar Rp300 juta setiap bulan. Dengan demikian, selama enam bulan terakhir total penghematan yang diperoleh mencapai sekitar Rp1,8 miliar.

Saat ini, tagihan listrik PJU yang sebelumnya berada di kisaran Rp2,3 miliar per bulan telah turun menjadi sekitar Rp2 miliar hingga Rp1,8 miliar.

Dana hasil efisiensi tersebut akan dialokasikan kembali untuk pemeliharaan jaringan PJU yang sudah ada serta pembangunan lampu penerangan baru di ruas jalan yang masih minim fasilitas penerangan.

Baca juga : Sehari, Damkar Kabupaten Kediri Tangani 11 Kebakaran di Berbagai Wilayah

Dishub Tulungagung memastikan program meterisasi dan penggantian lampu LED akan terus dilanjutkan sebagai bagian dari upaya meningkatkan efisiensi anggaran sekaligus memperluas layanan penerangan jalan bagi masyarakat.

“Dulu tagihan listrik PJU mencapai Rp2,3 miliar setiap bulan. Sekarang sudah turun menjadi sekitar Rp2 miliar hingga Rp1,8 miliar. Upaya penghematan ini akan terus kami lakukan,” pungkas Panji.***

Reporter: Mochammad Sholeh Sirri
Editor: Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *