Tulungagung, LINGKARWILIS.COM – Masyarakat Tulungagung untuk sementara belum dapat mengakses kamera CCTV milik Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tulungagung. Hal ini disebabkan website layanan CCTV masih menjalani proses pemeliharaan (maintenance) yang diperkirakan selesai dalam dua hingga tiga bulan ke depan.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Tulungagung, Panji Putranto, mengatakan pihaknya bersama Komisi D DPRD Tulungagung telah melakukan pengecekan terhadap seluruh perangkat CCTV yang terpasang di sejumlah titik.
Saat ini terdapat 60 unit kamera CCTV yang tersebar di ruas jalan dan persimpangan di wilayah Tulungagung.
Sebanyak 18 persimpangan dan lima ruas jalan telah dilengkapi kamera CCTV untuk memantau kondisi lalu lintas. Sementara kamera yang dipasang di lima ruas jalan kawasan perkotaan juga dimanfaatkan untuk memantau parkir tepi jalan umum (TJU).
Baca juga : Kekurangan Lahan, Mayoritas Kelurahan di Tulungagung Belum Siap Bangun Gerai KDKMP
“Lima ruas jalan itu berada di Jalan Diponegoro, Jalan Wahid Hasyim, Jalan Jaksa Agung Suprapto, Jalan Ahmad Yani Timur, dan Jalan Ahmad Yani Barat,” kata Panji, Kamis (30/7/2026).
Menurut Panji, hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh perangkat CCTV masih berfungsi dengan baik. Petugas dapat memantau kondisi lalu lintas melalui perangkat telepon seluler yang terhubung dengan sistem.
Namun, akses untuk masyarakat masih ditutup karena website yang menjadi sarana pemantauan publik sedang dalam proses perbaikan.
“Saat ini hanya bisa diakses oleh petugas kami saja, sedangkan website yang bisa diakses secara publik masih dalam proses perbaikan,” ujarnya.
Dishub memperkirakan proses maintenance akan rampung sehingga layanan CCTV kembali dapat diakses masyarakat sekitar September hingga Oktober 2026.
Baca juga : Sertijab Kapolres Kediri Kota, AKBP Anggi Sebut Polres Kediri Kota sebagai Rumah Kedua
Selain itu, Panji menilai jumlah kamera CCTV yang ada saat ini masih belum ideal. Menurutnya, penambahan perangkat diperlukan untuk memperluas jangkauan pemantauan lalu lintas sekaligus mendukung pengawasan terhadap kecelakaan maupun tindak kriminal di ruang publik.
Sebelum melakukan penambahan, Dishub akan melakukan survei untuk menentukan titik-titik yang dinilai rawan kecelakaan maupun kejahatan.
Untuk tahun anggaran 2027, pihaknya berencana mengusulkan anggaran yang diprioritaskan untuk pemeliharaan perangkat CCTV yang telah terpasang.
“Semakin banyak CCTV tentunya semakin bagus. Tetapi tahun depan, kami akan mengusulkan anggaran untuk pemeliharaan terlebih dahulu,” pungkas Panji.***
Reporter: Mochammad Sholeh Sirri
Editor : Hadiyin



