Trenggalek, LINGKARWILIS.COM β Pemerintah Kabupaten Trenggalek terus mengembangkan potensi wisata bahari sekaligus menjaga kelestarian ekosistem laut melalui penyelenggaraan Mutiara Underwater Festival and Conservation (MUF-ON) 2026 di Pantai Mutiara, Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo.
Kegiatan yang telah memasuki penyelenggaraan keempat ini secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Trenggalek Syah M. Natanegara, yang hadir mewakili Bupati Trenggalek M. Nur Arifin, Kamis (30/7/2026).
Menurut Syah, Pantai Mutiara yang berada di Dusun Karanggongso merupakan salah satu destinasi unggulan Kabupaten Trenggalek. Pantai tersebut dikenal memiliki hamparan pasir putih serta ombak yang relatif tenang, sehingga cocok dikembangkan sebagai destinasi wisata bahari.
“Untuk melengkapi potensi wisata, bukan hanya sarana dan prasarana penunjang yang harus disiapkan, tetapi juga ekosistem lautnya. Salah satunya melalui konservasi terumbu karang,” ujarnya.
Baca juga :Β Satpol PP Kabupaten Kediri Evakuasi Lansia Terlantar ke Shelter Dinas Sosial
Ia berharap penyelenggaraan MUF-ON 2026 mampu menjadi daya tarik baru yang dapat meningkatkan kunjungan wisatawan, khususnya wisatawan yang memiliki minat terhadap aktivitas bawah laut seperti menyelam dan snorkeling.
Dengan demikian, Pantai Mutiara tidak hanya menawarkan wisata pantai, tetapi juga wisata bawah laut yang didukung oleh ekosistem laut yang terjaga.
“Kami optimistis potensi wisata akan terus berkembang melalui pengelolaan yang maksimal dan pemberdayaan masyarakat,” kata Syah.
Berdasarkan hasil pemantauan, pertumbuhan terumbu karang di kawasan Pantai Mutiara menunjukkan perkembangan yang positif. Kondisi tersebut menjadi indikator bahwa ekosistem laut di wilayah tersebut masih terpelihara dengan baik.
Terumbu karang memiliki peran penting sebagai habitat berbagai biota laut, mulai dari ikan-ikan kecil hingga plankton yang menjadi bagian dari rantai makanan di laut.
“Jika terumbu karang terjaga, maka ekosistem laut juga akan tetap terjaga,” jelasnya.
Baca juga :Sehari Dua Kebakaran Terjadi di Kabupaten Kediri, Dipicu Pembakaran Sampah
Syah juga mengungkapkan bahwa upaya konservasi yang dilakukan mulai menunjukkan hasil. Berbagai jenis ikan yang sebelumnya jarang dijumpai kini mulai kembali menghuni perairan Pantai Mutiara.
Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk turut menjaga kelestarian lingkungan laut agar manfaat konservasi dapat dirasakan secara berkelanjutan.
“Mudah-mudahan semakin terus berkembang,” tambahnya.
Selama ini, Pantai Mutiara menjadi salah satu destinasi wisata andalan Pemerintah Kabupaten Trenggalek. Setiap akhir pekan, kawasan tersebut ramai dikunjungi wisatawan yang menikmati panorama pantai, aktivitas snorkeling, menyelam, hingga berkeliling menggunakan perahu.
Selain wisata alam, kawasan Pantai Mutiara juga menawarkan beragam kuliner khas pesisir, seperti ikan bakar, ikan asap, dan aneka olahan hasil laut yang menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung.***
Reporter: Aziz Wahyudi
Editor : Hadiyin
