Menko Muhaimin Luncurkan Perintis Berdaya Connect di Batu, Perkuat Ekosistem Ekonomi Masyarakat

Menko Muhaimin Luncurkan Perintis Berdaya Connect di Batu, Perkuat Ekosistem Ekonomi Masyarakat
Menko Muhaimin Luncurkan Perintis Berdaya Connect di Batu, Perkuat Ekosistem Pemberdayaan Ekonomi (Arief)

Batu, LINGKARWILIS.COM – Pemerintah terus mendorong pemanfaatan aset dan ruang publik secara optimal guna memperluas akses masyarakat terhadap berbagai program pemberdayaan ekonomi.

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat A. Muhaimin Iskandar meluncurkan program Perintis Berdaya Connect (PBC) di Kota Batu, Jawa Timur. Program tersebut menjadi wadah kolaborasi yang menghubungkan pelaku UMKM, ekonomi kreatif, dan koperasi dengan berbagai program pemerintah, mitra usaha, serta layanan pendukung lainnya.

Muhaimin berharap kehadiran PBC Batu dapat menjadi penggerak transformasi ekosistem usaha, khususnya dalam mendukung pertumbuhan pelaku ekonomi di Kota Batu dan wilayah sekitarnya.

“Saya sangat berharap Perintis Berdaya Connect Batu ini menjadi gerakan transformasi ekosistem usaha yang menopang pertumbuhan pelaku ekonomi di Kota Batu dan sekitarnya. Kita yakin, dengan ekosistem yang baik, program Perintis Berdaya Connect Batu ini dapat menjadikan Kota Batu unggul dibandingkan kota-kota lainnya di seluruh Indonesia,” kata Menko Muhaimin, Kamis (27/08).

Baca juga : Hari Juang Polri, Polres Batu Gelar Olahraga Bersama di Coban Rondo

Dalam pelaksanaannya, PBC Batu berkolaborasi dengan Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (PLUT KUMKM) Batu, Batu Creative Hub, Komite Ekonomi Kreatif Batu, serta Rumah BUMN Malang.

Kolaborasi tersebut juga terbuka bagi berbagai pihak lain yang ingin bergabung sesuai kebutuhan dan potensi daerah. Dengan demikian, dukungan bagi para pelaku usaha diharapkan dapat terus berkembang dan semakin beragam.

Kehadiran PBC Batu merupakan pengembangan dari model serupa yang sebelumnya telah diterapkan di Bandung. Ke depan, konsep tersebut diharapkan dapat direplikasi di berbagai daerah sebagai bagian dari program Perintis Berdaya untuk membangun ekosistem pemberdayaan ekonomi masyarakat yang lebih terintegrasi dan mudah dijangkau.

Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Pelindungan Pekerja Migran, Leontinus Alpha Edison, menjelaskan bahwa PBC tidak dibangun dengan menambah fasilitas ataupun menciptakan program baru.

Menurutnya, konsep utama PBC adalah menghubungkan dan mengoptimalkan berbagai layanan yang selama ini telah tersedia agar lebih mudah diakses oleh masyarakat.

Baca juga : Jaga Kediri Tetap Kondusif, Polres Kediri Perkuat Deteksi Dini melalui Sabuk Kamtibmas

“Filosofi utama Perintis Berdaya Connect bukan menambah beban administratif melalui program baru. Sebaliknya, kami ingin merapikan labirin birokrasi, menyederhanakan akses, serta mengintegrasikan berbagai layanan pengembangan usaha masyarakat,” ujar Leontinus.

Ia menambahkan, pendekatan tersebut diharapkan mampu memperpendek jarak antara pelaku usaha dengan berbagai bentuk dukungan yang mereka perlukan, baik bagi masyarakat yang baru merintis usaha maupun pelaku usaha yang sedang mengembangkan bisnisnya.

Konsep itu diwujudkan melalui sejumlah layanan yang secara langsung menyasar kebutuhan para pelaku usaha. Dalam peluncuran PBC Batu, misalnya, digelar lokakarya mengenai kepastian usaha yang membahas skema perpajakan final bagi UMKM dan koperasi.

Selain itu, dilakukan pula inventarisasi berbagai kendala perizinan usaha, khususnya yang berkaitan dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) serta Perizinan Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT).

PBC Batu juga menjadi ruang pertemuan antara pelaku usaha dengan pasar. Melalui bazar dan festival kuliner, sebanyak sekitar 16 booth UMKM binaan Kota Batu dan empat booth UMKM binaan Permodalan Nasional Madani (PNM) turut ambil bagian.

Kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk mereka sekaligus membangun jejaring dengan calon mitra usaha.

Tidak hanya berfokus pada pengembangan ekonomi, dukungan kepada masyarakat juga diperluas melalui layanan Cek Kesehatan Gratis yang digelar bersama Dinas Kesehatan Kota Batu.

BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan turut membuka booth layanan untuk memberikan informasi sekaligus mempermudah akses masyarakat terhadap program jaminan sosial di bidang kesehatan maupun ketenagakerjaan.

Dengan pendekatan tersebut, PBC tidak sekadar menjadi tempat berkumpulnya para pelaku usaha. Lebih dari itu, program ini menjadi titik temu berbagai layanan dan sumber daya yang dapat membantu masyarakat dalam memulai, mengembangkan, hingga memperkuat usahanya.

Melalui PBC, pemerintah ingin memastikan berbagai program, layanan, serta potensi yang selama ini berjalan tidak lagi bergerak secara sendiri-sendiri. Seluruh unsur tersebut dihubungkan agar lebih mudah dijangkau masyarakat dan mampu memberikan dampak yang lebih besar dalam memperkuat ekonomi rakyat.

PBC Batu menjadi salah satu langkah program Perintis Berdaya dalam mendekatkan peran negara dengan kebutuhan nyata masyarakat. Dengan memanfaatkan ruang publik yang telah tersedia, pemerintah mendorong lahirnya kolaborasi baru, memperluas akses terhadap pengembangan usaha, serta membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk tumbuh dan naik kelas.***

Reporter: Arief Juli Prabowo

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *