Jangan Tergiur Imbal Hasil Tinggi, BRI Blitar Ingatkan Masyarakat Waspadai Penipuan Investasi

Jangan Tergiur Imbal Hasil Tinggi, BRI Blitar Ingatkan Masyarakat Waspadai Penipuan Investasi
Nasabah ketika menggunakan aplikasi online layanan bank (aziz)

Blitar, LINGKARWILIS.COM – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui Branch Office Blitar mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menerima berbagai tawaran investasi, khususnya yang menjanjikan keuntungan atau imbal hasil tinggi.

Di tengah semakin banyaknya pilihan produk investasi, masyarakat dinilai perlu memahami karakteristik produk, tingkat risiko, serta legalitas pihak yang menawarkan sebelum memutuskan menempatkan dana.

Branch Office Head BRI Blitar, Yudika Hanafi, menyebut meningkatnya ketertarikan masyarakat terhadap investasi merupakan hal positif. Namun, minat tersebut perlu diimbangi dengan pengetahuan dan informasi yang memadai agar masyarakat dapat memilih instrumen investasi sesuai kebutuhan dan profil risikonya.

“Imbal hasil yang tinggi tentu menjadi salah satu pertimbangan dalam berinvestasi. Namun sebelum menempatkan dana, masyarakat perlu memahami bagaimana investasi tersebut bekerja, risiko yang menyertainya, serta siapa pihak yang menawarkan produk tersebut. Dengan informasi yang utuh, keputusan investasi dapat diambil dengan lebih bijak,” ujar Yudika Hanafi.

Baca juga : Kredit Program di Kediri Raya Capai Rp3,58 Triliun, Tumbuh 21,82 Persen hingga Juli 2026

Masyarakat diminta mencermati setiap penawaran yang menjanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat. Terlebih apabila besaran keuntungan yang ditawarkan dinilai tidak wajar dan informasi mengenai produk maupun pihak yang menawarkan tidak disampaikan secara transparan.

Selain itu, legalitas pihak yang menawarkan investasi dan lembaga yang memiliki kewenangan melakukan pengawasan terhadap produk tersebut juga perlu diperiksa. Masyarakat tidak boleh langsung percaya hanya karena penawaran menggunakan nama, logo, atau identitas perusahaan maupun institusi tertentu.

Penggunaan identitas suatu perusahaan atau lembaga, kata Yudika, tidak otomatis menunjukkan bahwa penawaran tersebut memiliki hubungan resmi dengan institusi yang namanya dicatut.

“BRI mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dalam menyikapi berbagai penawaran investasi, khususnya yang menawarkan imbal hasil tinggi. Dengan informasi yang memadai, masyarakat dapat mempertimbangkan pilihan investasi dengan lebih bijak,” pungkasnya.

Apabila menerima tawaran investasi dari oknum yang menjanjikan imbal hasil atau bunga tinggi secara tidak wajar, masyarakat diimbau tidak terburu-buru melakukan transfer dana.

Baca juga : Kapolres Kediri Pimpin Apel Sabuk Kamtibmas di Polsek Plemahan

Masyarakat juga diminta tidak memberikan data pribadi maupun informasi perbankan sebelum memastikan kebenaran penawaran. Langkah yang perlu dilakukan adalah memeriksa legalitas pihak yang menawarkan serta memastikan informasi produk melalui kanal resmi perusahaan atau lembaga terkait dan otoritas yang berwenang mengawasinya.

Jika menemukan dugaan penipuan atau penyalahgunaan nama dan identitas BRI, masyarakat disarankan menyimpan bukti komunikasi maupun transaksi. Selanjutnya, laporan dapat disampaikan melalui kanal resmi BRI serta kepada aparat atau pihak berwenang.

Untuk mendapatkan informasi resmi mengenai produk dan layanan BRI, masyarakat dapat mengakses situs BRI, Instagram @bankbri_id, X @BANKBRI_ID, @kontakBRI, dan @promo_BRI, TikTok @bankbri_id, Facebook serta YouTube BANK BRI.

Masyarakat juga dapat menghubungi Contact BRI 1500017 atau Asisten Virtual BRI Sabrina melalui WhatsApp di 0812-1214-017.***

Reporter : Aziz Wahyudi

Editor : Hadiyin

Response (1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *